3 Kasus Narkoba Diungkap Polres Yapen Di Awal Tahun 2022

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi.S.H,.S.I.K di dampingi Kasat Narkoba, Kasi Humas, Kasi Propam saat gelar barang bukti ganja dan tersangka
banner 120x600

Paraparatv.id | Yapen | Awal tahun 2022 Sat Res Narkoba Polres Kepulauan Yapen berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak tiga orang pada lokasi kejadian di pelabuhan Serui dengan waktu yang berbeda.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi.S.H,.S.I.K saat melakukan press conference menjelaskan, untuk pengungkapan kasus pertama pada hari Kamis tanggal 6 Januari 2022 di pelabuhan Serui saat KM. Labobar masuk dari pelabuhan Jayapura, anggota Sat Res Narkoba melakukan pendalaman indikasi masuknya orang yang membawah narkotika dan berhasil menangkap satu pelaku pertama inisial JFA (16) selanjutnya di lakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap lagi satu orang pelaku berinisial LFR (17) yang berada di atas kapal tersebut dengan tujuan Manokwari.

Dari kedua tangan tersangka anggota berhasil mendapatkan dua bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis ganja dengan total 18,7 gram ganja dan beberapa barang bukti lainnya untuk di amankan.

“kedua tersangka sudah di amankan dan dari hasil pemeriksaan urine mereka berdua positive, untuk tersangka JFA yang masuk kategori pengguna di bawah umur sedang di lakukan assesmen ke Badan Narkotika Provinsi Papua untuk menunggu surat di terbitkan agar di lakukan rehabilitasi dan di lakukan kerjasama dengan Dinas Sosial di serui guna di lakukan pengawasan, pemantauan juga pendampingan baik dari pihak kepolisian maupun dari keluarga”.tandas Kapolres Yapen yang memberikan apresiasi kepada anggota Sat Res Narkoba Polres Yapen atas kerja kerasnya. Jumat (14/1/2022).

Lanjut di jelaskan, berselang beberapa waktu pada hari Senin tanggal 10 Januari 2022, anggota Sat Narkoba kembali menangkap satu pelaku inisial NM (22) di pelabuhan Serui dengan menggunakan KM. Dobonsolo tujuan Sorong. pelaku sendiri merupakan residivis yang baru keluar dua bulan dari tahanan Lapas Doyo.

Dari hasil penggeledahan tersangka NM, berhasil mendapatkan 16 bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis ganja dengan total seberat 210,2 gram.

“jika di akumulasikan total keseluruan sebanyak 228,9 gram ganja”.

Pasal yang di berikan sendiri untuk tersangka JFA dan LFR Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman 12 Tahun penjara sedangkan tersangka NM di kenakan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentan Narkotika dengan ancaman 20 Tahun penjara.(HB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *