21 Anggota OPM Distrik Kosiwo Serahkan Diri

21 eks KKB kampung ambaidiru saar mengucapan ikrar dan janji kembali ke- NKRI serta mencium bendera Merah Putih (HB)
banner 120x600

Paraparatv.id | Yapen | Pasca penindakan penegakan hukum di lokasi latihan Organisasi Papua Merdeka di wilayah Ambaidiru Distrik Kosiwo beberapa waktu lalu oleh anggota Polres Kepulauan Yapen dan Kodim 1709/Yawa, akhirnya sebanyak 21 pemuda yang sempat bergabung dengan KKB menyerahkan diri ke Polres Kepulauan Yapen untuk di ketahui sebelumnya telah di tangkap satu anggota KKB.

Penyerahan diri ke-21 anggota OPM Yapen ini didampingi oleh Kepala Suku Rawai dan 4 kepala kampung yang berada disekitar Pegunungan Moman Ambaidiru dan Sebagai bentuk penyerahan diri kembalinya ke pangkuan ibu Pertiwi dan NKRI, 2I anggota West Papua yang sempat mengikuti pelatihan militer OPM itu ditandai dengan Pengucapan ikrar dan janji kembali ke- NKRI serta mencium bendera Merah Putih.

Kehadiran mereka di Mapolres kepulauan Yapen diterima langsung oleh Kapolres AKBP Ferdyan Indra Fahmi bersama Dandim 1709 Yawa Letkol Inf Catur Prasetyo Nugroho, Bupati Kepulauan Yapen yang diwakili Asisten II, Edi N. Mudumi dan Kakesbangpol Sonny Woria. Sabtu (18/12/2021).

Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi mengatakan pasca penegakan hukum di wilayah Ambaidiru pihaknya terus melakukan pendekatan, persuasif dan humanis untuk memberikan pemahaman dan meyakinkan masyarakat bahwa aparat TNI-POLRI yang ada di Kepulauan Yapen bukan sebagai musuh tetapi sebagai keluarga dan saudara.

“Kami hadir disini agar bisa membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan agar bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat baik itu dari sisi pendidikan, Kesehatan yang saat ini kita fokus melindungi masyarakat dari penyebaran Covid 19,” ucap Ferdyan.

Selain itu, Kapolres menyampaikan tujuan utamanya adalah agar dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru pihaknya ingin memastikan agar pada perayaan natal nantinya berjalan damai, Aman, Penuh suka cita dan hikmat sehingga apabila ada kelompok-kelompok memanfaatkan momen itu untuk mempengaruhi masyarakat, disinilah negara hadir untuk memberikan pengertian dan pemahaman.

“Atas nama pribadi dan jajaran polres kepulauan Yapen juga Dandim 1709 Yawa, Menyambut baik itikad dan niat adik-adik untuk menyerahkan diri, berikrar bahwa kita semua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” cetus Kapolres Ferdyan

Menurutnya Papua dari dulu sudah merdeka dengan Indonesia, Papua adalah Indonesia, Indonesia adalah Papua sehingga tidak ada lagi perjuangan-perjuangan diluar itu seperti perjuangan mengatasnamakan Papua merdeka atau West Papua.

“Kini saatnya kita berjuang untuk kesejahteraan masyarakat dan menambah kualitas SDM kita khusus di wilayah kabupaten kepulauan Yapen, dengan sekolah yang tinggi dan sekolah yang maksimal, sehingga jangan ada lagi perjuangan yang sifatnya mengangkat senjata, melakukan perlawanan apalagi membahayakan nyawa orang lain,” ujar Kapolres.

Pada kesempatan itu Kapolres Ferdyan menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada para pemuda eks KKB ini di Polres Kepulauan Yapen.

“Kami bersama Dandim menyambut baik dan menerima secara terbuka kemudian siap membina, mendampingi dari segi wawasan kebangsaan yang akan dijadwalkan secara kontinyu sedangkan dari sisi pendampingan memberikan pelatihan atau mencari mata pencarian dari bapak-bapak semua,” kata Kapolres.

Dandim 1709 Yawa, Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho menambahkan bahwa keberadaan TNI-POLRI di Yapen bukan menakut-nakuti Masyarakat melainkan ingin memajukan pembangunan di wilayah kabupaten kepulauan Yapen sehingga dirinya menyampaikan ucapan kasih kepada saudara-saudara yang masih berbeda pendapat namun dengan kesadaran cukup tinggi mau kembali ke Pangkuan ibu Pertiwi

foto bersama 21 eks KKB kampung ambaidiru saar mengucapan ikrar dan janji kembali ke- NKRI serta mencium bendera Merah Putih

Ia berharap dengan kembalinya mereka ke NKRI kepada para kepala kampung dapat terus memberikan arahan yang benar.

“Saya sangat bangga dan senang karena adik-adik memiliki jiwa yang besar dan kalau ada rekan yang masih kurang yakin negara kita ini bapak-bapak kepala kampung bisa memberikan pemahaman bahwa Papua sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945,” tandas Catur.

Sementara itu Jefer Karubaba, mewakili 20 rekan-rekannya yang kembali ke pangkuan NKRI mengaku bahwa dirinya selama ini ikut jalan yang salah sehingga saat ini ingin kembali untuk bersatu mewujudkan persatuan Republik Indonesia.

“Tadi sudah disampaikan Bapak Kapolres, kita tidak perlu minta merdeka lagi, bapak kepala kampung dan bersama aparat kita sudah sepakat mengantarkan kami kesini dan mengaku kesalahan-kesalahan kami, maka itu sekarang kami mau kembali dan bersatu bersama-sama kita mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Jeper.

Diakhir kegiatan penyerahan diri para eks KKB ini, Kapolres Yapen dalam kesempatan itu memberikan bingkisan Natal dan menyerahkan bantuan peralatan pertanian serta pemberian bantuan peralatan ini nantinya akan berkelanjutan dengan pemberian bibit tani.(HB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *