Kini Tinggal 332 Desa di Papua yang belum Dialiri Listrik

0
104
Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (Ilustrasi)


Paraparatv. id | Jayapura | Hingga Juni 2021, Sekurangnya ada 332 setelah 7022 desa yang telah berhasil dialiri lisstrik  di Papua dan Papua Barat oleh PLN Induk Wilayah Papua dan Papua Barat.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengungkapkan  Rasio Desa Berlistrik (RDB) Papua dan Papua Barat Capai 95,49%, dan PLN Berkomitmen Wujudkan RDB 100%

Kini, total 7.026 desa di Papua dan Papua Barat telah berlistrik. Tersisa 332 desa yang belum dilistriki hingga Juni ini. “PLN terus melakukan percepatan untuk melistriki desa-desa yang kini belum berlistrik hingga rasio desa berlistrik mencapai 100% sesuai dengan penugasan pemerintah,” ucap Abdul Farid dalam release pers, Selasa (29/6/2021)

Farid juga menambahkan, untuk mempercepat proses melistriki 332 desa yang tersisa, PLN memiliki beberapa strategi yang akan dilakukan.

“Dari jumlah desa tersebut, rencananya 11 desa akan kami listriki melalui perluasan jaringan listrik eksisting, 34 desa menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan 2 desa menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan memanfaatkan mesin yang telah ada.

Sementara 285 desa akan kami listriki menggunakan Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL), serta Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL). Khusus untuk APDAL akan disiapkan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE),” ujarnya.

Pemanfaatan energi surya untuk melistriki desa-desa yang ada, baik PLTS, SPEL maupun APDAL merupakan salah satu solusi bagi lokasi-lokasi dengan aksesibilitas yang sulit dijangkau dan jauh dari jaringan eksisting. Hal ini juga merupakan upaya PLN untuk mendukung percepatan bauran energi baru terbarukan yang ditargetkan pemerintah.

Farid menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk terus berupaya maksimal melistriki seluruh desa-desa di Papua dan Papua Barat. Meski dalam kondisi pandemi, hingga saat ini PLN berhasil melistriki 95 desa. (SR/ Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here