Kelangkaan Oksigen di Papua

0
229
Tabung oksigen di pabrik milik PT Indo Gas Papua. (Foto: Tim PTV)

Paraparatv.id | Jayapura | Kelangkaan oksigen mulai terasa di rumah sakit daerah maupun swasta yang ada di Tanah Papua. Hal ini diperkuat dengan adanya permintaan pasokan oksigen dari sejumlah rumah sakit ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua, berikut ulasan yang dihimpun tim paraparatv.

Dari data yang dihimpun tim paraparatv, kebutuhan oksigen di Dinkes Papua berjumlah 233 tabung setiap harinya untuk di pasok ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura sebanyak 80 tabung besar, RSUD Yowari sebanyak 35 tabung besar, RSUD Boven Digoel sebanyak 20 tabung besar, RSUD Mappi sebanyak 12 tabung besar, RSUD Karubaga sebanyak enam tabung besar dan RSUD Biak 30 tabung besar, RSUD Wamena 40 tabung besar dan 10 tabung kecil.

Sementara tingkat produksi pada salah satu pabrik oksigen di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom hanya mampu memproduksi oksigen antara 160 hingga 200 tabung, dan tiap harinya sudah ada pendistribusian ke pelanggan rumah sakit swasta yang ada di Kota Jayapura, bahkan tak jarang di distribusikan ke rumah sakit pemerintah di beberapa wilayah Papua.

Menurut Kadinkes Papua, Dr. Robby Kayame, SKM, M.Kes terkait kebutuhan dan ketersediaan oksigen di Tanah Papua, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah Gubernur Provinsi Papua melalui Sekda.

“Kami diperintahkan oleh beliau untuk lakukan investigasi dan cek ketersediaan oksigen, obat, bahan pemeriksaan, bahan habis pakai, tempat tidur di seluruh provinsi Papua,” kata Robby Kayame saat dijumpai tim paraparatv, Jumat (16/7/2021).

Khusus ketersediaan oksigen, dikatakan Robby, ada beberapa direktur rumah sakit pemerintah bahkan swasta di Jayapura terkait pasokan oksigen, pasca wabah Covid-19 mulai meningkat. “Kami juga siaga untuk mempersiapkan oksigen tersebut. Kami berterima kasih kepada tim dengan mendapatkan sebuah pasokan cadangan oksigen yang sewaktu-waktu dapat di gunakan,” dikatakan Robby.

Dirinya mendapatkan data dan informasi adanya pasokan oksigen ini, sehingga pihaknya akan turun lapangan untuk survei parbrik oksigen di Keerom dan beberapa tempat di Jayapura. “Ini akan kami lakukan perjanjian kerjasama dengan mereka, ketika oksigen berkurang di rumah-rumah sakit Jayapura,” ujarnya.

Langkah-langkah lain yang akan dilakukan Dinkes Papua dengan berkordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, serta Rumah SAkit di daerah. “Kordinasi ke rumah sakit yang stok oksigen banyak, penderitanya bahkan tak ada. Bagaimana bisa di relokasi atau pergeseran oksigen ke daerah yang membutuhkan,” kata Robby.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat melakukan protokol kesehatan secara ketat di tengah wabah Covid-19 yang masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020 tahun lalu, hal ini untuk mengurangi penyebaran wabah tersebut di Tanah Papua. “Kalau Covid-19 naik terus, dan stok oksigen turun, berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Pesan Robby ke seluruh masyarakat di Tanah Papua yakni urungkan niat keluar rumah jika tak penting, setiap keluar rumah wajib jalankan protokol kesehatan, pastikan lingkungan bersih dan bebas dari Covid-19, pastikan seluruh anggota keluarga dan kerabat telah tervaksinasi. “Semoga atas pertolongan Tuhan, kita semua bebas dari wabah Covid-19 ini,” tutup Kadinkes Papua.

Mistari, salah karyawan PT Indo Gas Papua mengaku pabrik oksigen yang berdiri ada di atas lahan sekitar tiga hektar, memiliki tujuh orang dengan bobot kerja produksi 1×24 jam selama 2 minggu dengan libur selama seminggu. “Kami sistem shif untuk mengontrol proses produksi oksigen,” kata Mistari kepada tim paraparatv beberapa hari lalu.

Setiap pendisribusian, satu ret truk berisikan 65 (enam puluh lima) tabung oksigen berukuran besar, dan pihak perusahaan juga mulai kewalahan dengan banyaknya permintaan oksigen, sementara alat produksi yang ada tak dapat menghasilkan lebih dari yang dibutuhkan.

Diketahui bahwa oksigen sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam kelangsungan hidup sel dan jaringan di dalam tubuh. Sehinggga, kebutuhan oksigen di setiap rumah sakit adalah sangat penting. (Tim Paraparatv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here