Tokoh Perempuan Yapen : Pelaku Bom Bunuh Diri Di Makassar Tidak Mendepankan Rasa Hormat Menghormati

0
96
Tokoh Perempuan Yapen Aprilia Uruwaya

Paraparatv.id | Serui | Tokoh Perempuan Yapen, Aprilia Uruwaya angkat bicara soal bom bunuh diri di depan gereja katedral makassar sulawesi selatan, Ia pun mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam atas tindakan terkutuk oknum tersebut.

Dirinya menegaskan, Negara Indonesia adalah Negara hukum dan dengan berbagai keanekaragaman suku, bisa membuktikan dengan saling berdampingan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Di indonesia, setiap suku dan agama saling menghargai kepercayaan satu sama lainnya, juga dalam memberikan kebebasan melakukan ibadah-ibadah dengan dasar bhineka tunggal ika”.ucap Aprilia Uruwaya saat di temui di salah satu tempat kegiatan. Sabtu, 3 April 2021.

Aprilia Uruwaya menganggap, oknum yang melakukan aksi tidak manusiawi itu di makassar, adalah sekelompok orang yang tidak mendepankan rasa hormat menghormati antar umat beragama.

“Itu kelompok yang tidak benar, tidak menghargai tali persaudaraan umat beragama, saya tegaskan mereka (oknum) tidak akan mempengaruhi apa yang selama ini telah di jaga dengan erat saling menghormati antar umat beragama di indonesia, kita kuat dengan tetap bergandengan tangan” ungkapnya.

Sebagai tokoh perempuan, Ia pun mengimbau kepada seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait. Tidak perlu takut ataupun resah, namun tetap waspada namun tetap harus dapat menjaga situasi kamtibmas yang aman kondusif khususnya di Papua terlebih khusus lagi di Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Saya juga mengimbau agar tak ada di antara kita yang mudah terpancing isu isu atau ajakan provokator pasca kejadian tersebut, mari kita tenang dalam perayaan paskah bagi umat nasrani dan kepada umat muslim tetap tenanglah hati Menyambut puasa pada bulan suci ramadhan yang tinggal beberapa hari kedepan ini”. tutupnya. (Herman Betta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here