Manajemen Hentikan Sementara Aktifitas Tim Persipura

0
71
Tim Persipura Jayapura (foto istimewa)

Paraparatv.id | Jayapura | Manajemen Persipura memutuskan untuk menghentikan semua aktifitas tim Mutiara Hitam di lapangan hijau. Penghentian aktifitas Boas Solossa dan Kolega ini, terkait situasi finansial tim yang semakin devisit untuk terus membayar gaji Pemain, Pelatih dan seluruh Ofisial.

Benhur Tomi Mano selaku Ketua Umum (Ketum) Persipura menegaskan penghentian aktifitas tim Persipura dikarenakan Bank Papua tak dapat membayar tunggakan kontrak ke tim Persipura sebesar 5 miliar rupiah.

“Jadi, terhitung sejak kompetisi terhenti Maret 2020 lalu, Persipura Jayapura hanya disokong tiga sponsor yaitu PT Freeport Indonesia, Minuman ber-energi Kuku Bima, dan Anggaran dari Manajemen,” kata BTM sapaan akrabnya, Rabu (6/1/2021).

Sejak kompetisi tahun lalu dihentikan oleh PSSI, dikatakan BTM, Manajemen tetap membayar gaji para pemain, pelatih dan ofisial. Pihaknya menyayangkan situasi yang terjadi disaat mempunyai kesempatan berlaga di Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) Cup 2021.

“Situasi yang dialami Persipura saat ini, tak mungkin Manajemen paksakan tetap berlatih tanpa membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial,” dikatakan BTM yang juga sebagai Wali Kota Jayapura.

Pihaknya tak menyangka Bank Papua memutuskan tak dapat melunasi tunggakan mereka ke manajemen Persipura. Menurutnya keputusan itu sangat bertolak-belakang dengan stagmen yang disampaikan Komisaris Utama pada salah satu media lokal di Kota Jayapura bahwa tetap ada dana untuk pembinaan pemain Persipura walaupun kompetisi tidak berjalan, fakta yang terjadi tak seperti itu.

PERJUANGAN MELALUI SURAT

Pemain bersama Pelatih Persipura Jayapura (foto istimewa)

Terkait tunggakan Bank Papua ke Persipura, BTM melalui Manajemen Persipura sebelumnya telah berulang kali menyurati ke Bank Papua terkait kejelasan dan kepastian tentang pencairan sisa dana kontrak Bank Papua bersama Tim Persipura. Namun, surat dari manajemen Persipura tak di respon pihak Bank Papua.

 “Seandainya kalau sejak awal Bank Papua memberikan informasi bahwa mereka tak bisa membayar sisa kontrak kepada tim Persipura. Kami akan mencari sponsor lain sebagai solusi agar Boas Solossa dan koleganya tetap menjalani latihan guna menghadapi AFC, justru yang terjadi kita digantung-gantung terus untuk sesuatu yang ternyata tak jelas,” ditegaskan BTM.

Dengan diterimanya surat dari Bank Papua hari ini, kata BTM berarti manajemen Persipura tak memiliki sumber dana untuk beraktifitas. Menurunnya ekonomi global selama pandemi COVID-19 menyebabkan kemampuan finansial manajemen ikut turun, sementara ada kewajiban untuk membayar gaji seluruh personil tim Persipura.

“Jadi setelah menerima surat dari Bank Papua tadi, kami langsung rapat manajemen dan memutuskan untuk hentikan seluruh aktifitas tim, selama ini tim tetap berlatih secara virtual, tetapi sejak saat ini, semua kegiatan dihentikan, sampai kita dapat dukungan sponsor yang jelas dan pasti,” kata BTM.

BANTU TIM PERSIPURA MELALUI DO’A

Pemain Persipura Jayapura saat berdoa (foto istimewa)

BTM meminta ke semua pecinta Persipura untuk mendukung tim Mutiara Hitam melalui doa, agar dapat dukungan dana dari sponsor-sponsor yang terpanggil untuk melanjutkan aktifitas tim Persipura.

“Mohon dukungan doa agar kami dapat berusaha mendapatkan dukungan yang jelas dan pasti, kita tetap akan berusaha keras, semoga Tuhan Yesus kasih jalan terbaik buat kami,” kata BTM.

Manajemen Persipura, kata BTM, berterimakasih kepada Bank Papua atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini, semoga kedepan masih ada kesempatan untuk menjalin kerjasama.

“Kami juga berterimakasih kepada PT. Freeport Indonesia dan Kuku Bima, yang telah melunasi dan membayar seluruh nilai kontrak sesuai perjanjian kerjasama yang ditandatangani dengan Persipura Jayapura,” dikatakan BTM.

Ia berharap kedepan PT. Freeport Indonesia dan Kuku Bima dapat bekerjasama lagi, dimana hal itu adalah bentuk komitmen untuk membina anak-anak Papua, melalui sepakbola untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua. (djp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here