Ingin Bangun Rumah Kembali, Korban Kebakaran di Eks Pasar Lama Abe Harap Bantuan Material Bangunan

0
57
Warga korban kebakaran saat menyampaikan keluhannya di hadapan Kepala Kelurahan Yobe Agustinus Jitmau saat mengunjungi lokasi kebakaran, Kamis (7/1/2021)

Jayapura | Paraparatv.id | Warga korban kebakaran di Komplek Eks Pasar Lama Abepura, RT 003/RW 003, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, berharap mendapatkan bantuan material bahan bangunan untuk membangun kembali rumah yang hangus terbakar.

Ketua RT 003, Ronald Sitorus yang mengatakan itu usai menemani Kepala Kelurahan Yobe Agustinus Jitmau menemui warga korban kebakaran Eks Pasar Lama Abepura.

“Jadi saya mengimbau kepada donatur-donatur kalau memang ada ingin memberi bantuan. Karena warga kita yang menjadi korban kebakaran mengharapkan bantuan itu berupa material untuk bahan baku, bahan bangunan. Karena untuk membangun kembali kan butuh material, semen, pasir, batu dan kayu,” kata Ronald Sitorus saat ditemui di lokasi, Kamis, 7 Januari 2021.

Meski demikian, warga korban kebakaran sudah bersyukur mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa makanan dan tenaga medis.

Hingga saat ini, sebanyak 142 warganya menjadi korban kebakaran yang terjadi di kawasan bekas pasar lama tersebut.

Selain bantuan pangan dan sandang, warga korban kebakaran di Komplek Eks Pasar Lama Abepura, RT 003/RW 003, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Kota Jayapura mengharapkan bantuan papan berupa bahan bangunan agar dapat segera kembali membangun rumah mereka.

Hal tersebut diungkapkan oleh para korban kebakaran yang kini tinggal mengungsi di rumah-rumah tetangga yang tidak terdampak dan tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Harapan agar ada bantuan untuk membangun kembali rumah diungkapkan Sertin Novrianti Said (35), yang menjadi korban.

“Bahan-bahan bangunan yang saya butuh,” ujar perempuan yang akrab disapa Titin ini saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kebakaran,

“Kami butuh material seperti semen, kayu, batu dan seng untuk membangun kembali rumah kami yang terbakar ini. Mudah-mudahan bantuan material ini secepatnya ada mungkin dari pemerintah maupun donatur-donatur datang beri bantuan kepada kami, agar kami juga segera membangun kembali rumah kami tersebut,” sambung Titin yang juga berprofesi sebagai salah satu perawat di kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat.

Untuk diketahui, kurang lebih sebanyak 31 rumah dan kamar kost terbakar di lokasi tersebut pada Jumat (18/12/2020) malam lalu.

31 rumah dan kamar kost terdiri dari 7 unit rumah pribadi dan 24 unit kamar kost. Adapun data rumah kebakaran 1 unit rumah milik dan 3 kamar kost milik Hj. Daeng Nginga, 1 unit rumah milik Hj Sompa, 1 unit rumah milik Firman Amin, 1 unit rumah milik Tina Meraudje, 1 unit rumah dan 2 kamar kost milik Sami Indriastuti, 12 unit rumah kost milik Karmel Fingkreuw, serta 1 unit rumah dan 10 kamar kost milik Roni Meraudje.

Kebakaran terjadi di duga karena kompor yang ada di bagian dapur di salah satu rumah warga. Api pun berhasil dipadamkan kurang lebih 2 jam setengah oleh 3 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan 3 unit mobil Water Cannon milik Brimobda, Polda Papua dan Polresta Jayapura beserta bantuan warga pada malam hari. (Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here