Waspda Dampak Cuaca Ektrim, Wali Kota Jayapura Pimpin Apel Kesiagaan

0
33
Wali Kota Jayapura didampingi Wakil Walikota serta kapolresta saat memeriksa kesiapan personil.


Paraparatv.id | Jayapura Kota | Kota Jayapura di Prediksi pada bulan November dan Desember 2020 Hingga Januari 2021, rawan terjadi Benjir dan Longsor akibat Intensistas Hujan dan Badai El Nina yang akan melanda wilayah Pasific.

Demikian di Sampaikan Walikota Jayapura Drs.Benhur Tomi Mano saat menggelar apel Siaga Bencana di lapangan PTC Entrop Selasa,24 November 2020. Intensistas hujan kalau tinggi di Kota Jayapura tinggi maka akan terjadi banjir dan longsor di kota Jayapura, selain itu juga akan terjadi gelombang laut yang cukup tinggi hingga mengakibatkan kapan dan perahu terbalik

“bagaimana penanganan secara cepat sehingga butuh komunikasi dan komunikasi dengan cepat untuk penanganannya ” ujar Wali Kota saat Apel Siap Siaga Bencana di Kota Jayapura, Selasa, 24 November 2020.

Menurut BTM Masyarakat Kota Jayapura harus melihat bahwa Kesiapan Pemerintah dalam penanganan Bencana di Kota Jayapura serius untuk mengantisipanya, terutama keselamatan korban yang di dahulukan selain itu Posko untuk mobilisasi korban bencana sesuai protap pelayanan selama 7 hari pasca bencana

“Untuk itu saya minta kepada ketua Tim yang saya tunjuk yaitu pa wakil Wali Kota untuk mengantisipasi awal dengan pengerukan kali atau sungai, drainase parit dan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat di daerah rawan banjir di wilayah Kota Jayapura, ” katanya.

Laporan BMKG Papua bahwa dari bulan November, Desember 2020 dan Januari, Februari, Maret 2021 intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Kota Jayapura sehingga tegas Ketua Umum Persipura Jayapura ini mengungkapkan bahwa Kota Jayapura Siap meng hadapi itu apalagi dengan Gelombang tinggi yang di prediksi dari lautan Pasific

“kita selalu melakukan sosialisasi himbau kepada merek khususnya di wilayah pesisir pantai ,dan gunung untuk mengantisipasi termasuk gelombang tinggi di perairan kota jayapura”tuturnya.

Sementara untuk personil sendiri Kata BTM sebanyak 900 personil gabungan, selain itu pihaknya juga akan Mengantisipasi titik rawan bencana untuk mengantisipasi Badai Elnina.
Kapolresta Jayapura AKBP.Gustaf Urbinas mengatakan jumlah seluruh sumber daya polres Jayapura di siapkan untuk antisipasi bencana di Kota Jayapura tetntunya akan bersinergi dengan Organik di lapangan baik kodim dan Koramil itu kewajiban di samping Stakholder yang lainnya.

“Jadi untuk polres sendiri kita optimalkan semua sumberdaya sebanyak 700 personil, sebagaimana yang kita lakukan untuk memerangi pandemi ini kita akan maksimalkan untuk penanganan Bencana akibat perubahan cuaca”jelas Kapolres.

Kapolres Urbinas juga menghimbau kepada seluruh warga Kota Jayapura untuk tidak membuang sampah ke kali atau sungai , serta permbahan hutan yang dapat mengakibatkan erosi atau bencana alam seperti banjir dan tanah longsor

“Kalau ada penebangan liar tentunya kita akan ambil langkah tegas terutama di area hutan, kita juga akan mengedepankan patroli dari satgas ini,” imbuhnya

Urbinas mengungkapkan dirinya sementara mengusulkan struktur untuk kegiatan pencegahan patroli untuk memantau daerah-daerah rawan banjir, rawan longsor termasuk daerah-daerah yang rawan sampah liar maupun daerah yang rawan penebangan liar. (Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here