Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Tolikara kembali lepas Tim Satgas Kesehatan

0
64
Tampak Pemkab Tolikara sedang melepas Tim Satgas Kesehatan Tolikara tingkatkan pelayanan beberapa titik pusat Pelayanan kesehatan di kantor dinas kesehatan tolikara di Karubaga, Rabu, 07/10/2020 kemarin

Penulis : Redaksi / Kominfo Tolikara

Paraparatv.id | Karubaga-Pemerintah Kabupaten Tolikara kembali melepas Tim Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ke beberapa distrik pusat layanan kesehatan.  Pelepasan Tim Satgas Kesehatan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Usman G. Wanimbo, SE. M.Si yang diwakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Tolikara, Yusak Totok Krido Saksono, M.Kes di halaman Kantor Dinas Kesehatan di Karubaga, Rabu, 7 Oktober 2020.

Asisten II Yusak Totok Krido saat diwawancarai usai acara pelepasan mengatakan, kehadiran Tim Satgas Kesehatan untuk melayani masyarakat di beberapa Puskesmas merupakan bagian dari peningkatan upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedalaman.

“Kami berharap, dengan adanya Satgas Kesehatan, semua masyarakat yang berada jauh di pelosok-pelosok bisa merasakan pelayanan kesehatan secara maksimal,” ujar  Asisten II Yusak Totok.

Dikatakannya, sejatinya tahapan perekruktan, pembekalan hingga pelepasan 84 anggota Tim Satgas Kesehatan telah dilaksanakan di awal tahun tetapi mengalami penundaan karena situasi Pandemi Covid-19. Dengan demikian mereka (Tim Satgas Kesehatan) bertugas hanya tiga bulan, yakni dari Oktober hingga Desember 2020.

“Namun demikian, tugas mereka akan diperpanjang pada tahun depan dan nanti ada lagi perekrutan Tim Satgas Kesehatan yang baru. Jadi targetnya semua masyarakat di Distrik-distrik bisa terlayani,” imbuhnya.

Kepada setiap anggota Tim Satgas Kesehatan, Asisten II Yusak Totok berpesan agar bisa menjalankan tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab yang tinggi. Harus sabar dan tabah dalam menghadapi banyak tantangan seperti cuaca tidak menentu dan jauh dari suasana keramaian kota.

“Harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan menyatu dengan masyarakat. Bekerjalah sebaik mungkin. Layani masyarakat dengan sepenuh hati,” pesan Asisten II Yusak Totok.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Alsen Genongga, S.KM yang diwakili dr. Irfan,menegaskan patut disyukuri karena meskipun mengalami penundaan, namun di bulan Oktober pengutusan Tim Satgas Kesehatan ke Distrik-distrik dapat terwujud.

“Puji Tuhan, meskipun dengan berbagai kekurangan namun bisa kita laksanakan di tahun ini. Tujuan hanya satu yakni untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kita,” kata dr. Irfan saat memberikan arahan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan sebelum acara pelepasan.

dr. Irfan pun berharap agar semua anggota Tim Satgas Kesehatan aktif menjalankan tugas sesuai profesi masing-masing. Kerja sama tim sangat dibutuhkan dan semua petugas harus saling menerima sebagai saudara.

“Patuhi perintah ketua Tim dan hindari segala hal yang bisa menimbulkan kekacauan. Jika ingin ijin atau keperluan penting, tolong nanti laporkan ke ketua tim supaya bisa disampaikan ke Dinas. Nanti kami akan menilai ijin seperti apa. Pelayanan tersisa tiga bulan jadi kami harap dijalankan semaksimal mungkin,” harap dr. Irfan.

Di tengah pandemi Virus Corona saat ini, dr. Irvan juga berpesan agar petugas  dapat mematuhi protokol kesehatan. Selain menggunakan masker, selalu mencuci tangan dan menjalankan pola hidup sehat, satu hal yang peling penting saat bertugas di daerah pedalamam adalah menjaga stamina tubuh.

Sementara itu, dr. Gerald Randy pada kesempatan yang sama menjelaskan, delapan (8) titik pelayan Tim Satgas Kesehatan Kabupaten Tolikara tahun 2020 adalah Puskesmas Kuari, Kutime, Kanggime, Lereh Were, Telenggeme, Bolubur, Longgoboma dan Pustu Geya.

“Mereka akan mobile, misalkan mereka yang di Pustu Geya akan melayani hingga ke Puskesmas Goyage, yang di Puskesmas Kanggime bisa pelayanan ke Gilobandu, Nunggawi dan Woniki,” jelasnya.

Tim yang diutus ke 8 titik lanjut dr. Gerald, masing-masing terdiri dari satu dokter dengan beberapa bidang dan perawat. Paling banyak anggota tim berjumlah 11 orang dan  paling sendikit 6 orang disesuaikan jangkauan pelayanan.

“Yang terutama bagaimana kita menjangkau masyarakat yang berada di distrik, di balik gunung yang tidak terjangkau bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dengan semua ada di Tolikara, yang ada di kota maupun yang ada di distrik. Biar kita bisa wujudkan Tolikara Sehat. Kita tingkatkan angka kesehatan di Kabupaten Tolikara ini,” pesan dr. Gerald.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here