MENGINTIP PEMUSATAN LATIHAN TIM KARATE PON PAPUA

0
426

Paraparatv.id | Jayapura | Minimnya sarana latihan yang ada di Papua saat ini nampaknya kini berpengaruh pada persiapan para atlet PON Papua yang akan siap tampil di Pekan Olahraga Nasional ( PON) 2020 mendatang.

Hal ini seperti apa yang dialami  oleh para atlet Karate PON Papua yang mana terpaksa harus menggunakan tempat garansi parkiran Hotel Musi Entrop sebagai tempat mereka latihan saat ini.

Sementara itu Paraparatv.id yang datang langsung memantau tempat latihan bagi atlet Karate PON Papua di Hotel Musi tersebut memang kini membutuhkan perhatian dari pihak KONI Papua sebagai pembina dari semua cabang olahraga yang dipersiapkan ke PON 2020 mendatang.

Pasalnya ruang atau tempat latihan yang berukuran sempit sekitar 5×5 Meter tersebut tidak cukup untuk menampung atlet. Apalagi atlet karate sendiri yang berjumlah 13 orang dengan latihan lebih banyak bergerak tentu membutuhkan ruang latihan yang cukup luas.

Pelatih Kepala, Novilus Yoku menyampaikan, kita memiliki 13 atlet yang akan siap dibawa ke PON 2020 mendatang.

“Jadi dari 13 atlet yang kita siapkan ini, ada 7 atlet putra dan 6 atlet Putri dengan di dampingi dua pelatih,”ungkap Yoku.

Yoku mengakui jika persiapan para atletnya sudah hampir satu tahun. Hanya saja karena tuan rumah Papua tidak mengikuti Pra PON sehingga para atletnya diharapkan bisa mengikuti kejuaraan-kejuaraan lain diluar Papua untuk menambah jam tanding serta mengasah kemampun dan mental mereka.

Kata Yoku untuk masuk ke PON, sejauh atletnya sudah menjalani persiapan yang cukup matang. “Sekarang ini kami sudah masuk pada persiapan umum dimana untuk kecepatan,daya tahan dan juga kekuatan,”terang Yoku.

Ditanya soal tempat latihan atletnya yang hanya menggunakan garansi parkiran Hotel,Yoku mengaku mungkin semua cabor saat ini mengalami hal sama seperti apa yang alami para atletnya saat ini dimana tempat latihan kurang memadai.

“Kami memang ditampung di Hotel Musi Entrop. Kendatipun tempat latihan bagi anak-anak tidak memadai,tetapi kami berusaha untuk memanfaatkanya dengan baik untuk dipakai latihan bagi atlet,”tutur Yoku.

Memang selain tempat latihan, lingkungan juga sarana dan prasarananya kurang memadai. Namun pihaknya tetap yakin KONI Papua akan secepatnya memperhatikan hal ini.

“Tempat latihan yang ada sekarang memang luasnya tidak mencukupi. Seharusnya matras tempat dipakai latihan bagi atletnya paling kurang ukuranya 10×10,sehingga atlet bisa bergerak bebas pada saat latihan,”tegas Yoku.

Ditanya soal tempat latihan hanya berupa garansi parkiran dengan ukuran kecil, Yoku akui semua dimaksimalkan. Karena memang kondisi demikian.

“Memang ukuran yang ada sekarang hanya 5×5 meter hanya bisa lima matras, tentu saja tidak memadai. Kendatipun demikian tidak mengurangi semangat atletnya menjalani latihan selama ini,”tutup Yoku. (Hans Palen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here