Paraparatv.id | Jayapura | Komite Disiplin PSSI secara resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Persipura Jayapura dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 akibat sejumlah pelanggaran yang terjadi pada beberapa laga kandang.
Berikut rincian lengkap keputusan sanksi:
1. Tanggung jawab atas tingkah laku penonton → Denda Rp125.000.000
2. Tanggung jawab atas tingkah laku penonton → Denda Rp30.000.000 + 1 musim bertanding tanpa penonton
3. Kelalaian menjaga keamanan pertandingan → Denda Rp20.000.000
4. Tanggung jawab atas tingkah laku penonton → Denda Rp15.000.000
5. Tanggung jawab atas tingkah laku penonton → Denda Rp50.000.000
Total Sanksi Denda sebesar Rp240.000.000 serta hukuman bertindak sebagai tuan rumah selama satu musim penuh tanpa kehadiran penonton .
Fakta dan Pertimbangan Hukum
Berdasarkan keterangan resmi, setelah pertandingan berakhir tercatat sejumlah pelanggaran ketertiban yang dilakukan oleh pendukung Persipura dari empat sisi tribun stadion. Di antaranya:
- Pelemparan 4 buah smoke bomb dari Tribun Utara, Selatan, Timur, dan Barat
- Penyalaan 4 buah suar (flare), masing-masing 2 buah dari Tribun Selatan, 1 buah dari Tribun Timur, dan 1 buah dari Tribun Utara
- Penyalaan petasan yang muncul dari seluruh tribun stadion
Seluruh kejadian tersebut didukung dengan bukti yang cukup, sehingga dinyatakan Persipura Jayapura telah melanggar ketentuan dalam Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
Keputusan Sanksi
Merujuk pada Pasal 70 ayat (1), ayat (2), Lampiran 1 Nomor 5, serta Pasal 13 ayat (2) Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Komite Disiplin memutuskan:
1. Menjatuhkan sanksi denda kepada Persipura Jayapura sebesar Rp125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah)
2. Mengingatkan bahwa pelanggaran serupa yang terulang di masa mendatang akan dikenakan hukuman yang jauh lebih berat
Salinan keputusan ini telah diserahkan kepada pihak manajemen Persipura Jayapura untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.
Komdis PSSI menegaskan keputusan ini sesuai regulasi kompetisi, mengingat klub tuan rumah wajib mengendalikan situasi dan memastikan keamanan serta ketertiban selama pertandingan berlangsung. Sanksi ini berlaku efektif mulai putaran kompetisi selanjutnya.(Redaksi)



















