- Pembentukan Komite Dianggap Angin Segar, Implementasikan Kecintaan Presiden Prabowo pada OAP
Paraparatv.id |Sentani| – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura, Nelson Yohosua Ondi, menyatakan dukungan penuh dan apresiasi tinggi atas pembentukan serta pelantikan Komite Percepatan Pembangunan Papua oleh Presiden Prabowo Subianto. Ondi menilai langkah ini sebagai “angin segar” dan realisasi komitmen bagi masyarakat Papua.
Menurut Ondi, pelantikan Komite tersebut merupakan implementasi nyata dari kecintaan Presiden Prabowo kepada masyarakat dan Orang Asli Papua (OAP).
“Kecintaan Presiden Prabowo kepada orang Papua diimplementasikan dalam pembentukan dan pelantikan Badan Komite Percepatan Pembangunan Papua. Kami percaya Badan Komite ini dapat menerjemahkan 8 Asta Cita Presiden Prabowo dalam semangat Otonomi Khusus,” tegas Nelso Yohosua Ondi.
Pentingnya Sinkronisasi DPRK Otsus dan Komite
Ondi, yang menduduki kursi legislatif jalur Otonomi Khusus (Otsus), menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antarlembaga. Ia berharap rekan-rekan DPRK Otsus di seluruh Kabupaten/Kota se-Papua Raya dapat segera menjalin konsultasi dan kolaborasi dengan Komite baru ini.
Kolaborasi ini diperlukan untuk menjalankan tiga fungsi DPRK secara optimal—yaitu Pengawasan, Penganggaran, dan Pembentukan Regulasi, khususnya yang berpihak pada OAP.
Ondi menambahkan bahwa kerja sama ini wajib dilakukan karena baik DPRK jalur Otsus maupun Komite Percepatan Pembangunan Papua lahir dari payung hukum yang sama, yakni UU Nomor 2 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah (PP) 106 Tahun 2021.
Mengawal Program Strategis dan Kebahagiaan OAP
Selain koordinasi kelembagaan, Nelso Yohosua Ondi juga menyerukan agar DPRK Se-Papua Raya turut aktif mengawal program strategis Presiden, termasuk program MBG (sebuah program khusus untuk generasi muda Papua) bagi anak-anak Asli Papua di wilayah masing-masing.
Ia optimistis bahwa fokus pada 8 Asta Cita melalui kebijakan otonomi khusus akan membawa dampak kesejahteraan dan kedamaian.
“Kami yakin kebijakan ini akan membawa Orang Asli Papua harus Happy dalam Bingkai NKRI,” tutupnya. (Arie)
















