Example floating
Sosial Budaya

‎BTM Doa Bersama Anak Yatim Jelang Putusan MK: ‘Ketuk’ Hati Nurani Hakim demi Rakyat Papua

480
×

‎BTM Doa Bersama Anak Yatim Jelang Putusan MK: ‘Ketuk’ Hati Nurani Hakim demi Rakyat Papua

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) yang berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur Papua Constant Karma (CK) menggelar doa bersama anak Yatim.

Doa bersama anak-anak dari dua panti asuhan di Kota Jayapura digelar Selasa (16/9). Doa ini terlaksana menjelang putusan Mahkamah Konstitusi soal sengketa PSU Pilgub Papua.

Dalam doa bersama, ‎BTM ditemani sang istri Kristina Luluporo Mano. Mereka juga memberi santunan di Panti Asuhan Pelangi Abepura dan Panti Asuhan Muhammadiyah Abepura.

‎Benhur Tomi Mano menjelaskan doa bersama itu digelar sebagai bentuk rasa syukur atas proses panjang yang telah mereka jalani sejak PSU hingga kini menunggu putusan akhir MK.

‎”Kami yakin doa anak-anak panti asuhan sangat didengar oleh Tuhan. Apa yang kami perjuangkan demi masa depan Papua akan terwujud dengan kuasa-Nya,”kata BTM di hadapan anak-anak Panti Asuhan Pelangi.

‎BTM menyebut perjuangan yang tengah mereka tempuh di MK tidak hanya soal politik, melainkan juga menyangkut harapan besar bagi masyarakat Papua. Oleh sebab itu, doa dari anak-anak yang tulus sangat berarti bagi mereka.

‎”Kami datang memohon dukungan doa. Semoga sembilan hakim MK dapat mengambil keputusan dengan hati nurani, tidak terpengaruh oleh pihak mana pun, dan benar-benar memberikan rasa keadilan bagi rakyat Papua,” ujarnya.

BTM bilang anak-anak panti adalah generasi penerus bangsa yang suatu hari kelak akan menjadi pemimpin di Papua. Ia pun berpesan kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat belajar dan tidak kehilangan harapan meski tumbuh tanpa orang tua.

‎”Anak-anak panti adalah generasi emas Papua. Kami berharap kalian tumbuh menjadi pribadi hebat yang kelak bisa membangun tanah ini,” katanya.

‎Pada kesempatan itu, BTM mengenang masa kecilnya ketika bersekolah di SMP Muhammadiyah. Baginya, Muhammadiyah bukanlah hal baru, melainkan bagian dari perjalanan hidupnya yang turut memberi warna dalam kiprahnya hingga saat ini.

‎”Bapa datang ke sini untuk berdoa bersama anak-anak panti. Bapa yakin doa kalian akan didengar oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Muhammadiyah juga adalah bagian dari keluarga besar saya,” tuturnya.

‎BTM pun mengapresiasi kehangatan anak-anak panti asuhan. Ia berharap doa yang dinaikkan bersama dapat menguatkan perjuangan BTM-CK menjelang sidang putusan MK.

‎”Besok masyarakat Papua akan mendengar putusan MK. Kami percaya, doa anak-anak yang tulus akan mengiringi perjuangan kami untuk mendapatkan keputusan terbaik demi kepemimpinan Papua lima tahun ke depan,” ucapnya.

‎Ketua Panti Asuhan Muhamadiyah Abepura, Nasrullah, memberi apresiasi atas kehadiran BTM dan istri serta rombongan. “BTM sudah merupakan bagian dari keluarga bersama kami,” katanya.

‎Nasrullah pun mengemukakan bahwa jumlah penghuni di Panti Asuhan itu berjumlah 35 orang yatim piatu, yatim dan tidak mampu.

‎”Kami memang Prioritas pada Umat Muslim Papua. Disini rata-rata dari Fak-fak dan Bintuni,” ujar Nasrullah.

Mantan penghuni panti tersebut juga mendoakan BTM bisa sukses jelang pengumuman hasil PSU Papua di MK.

‎”Nanti malam siap berdoa bersama agar yang diikhtiarkan bisa terwujud,” sambungnya.

‎Adapun putusan Sengketa PSU Pilgub Papua akan dibacakan pada Rabu 17 September 2035 secara daring oleh 9 Hakim MK. (Er)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *