Paraparatv.id | Jayapura | Acara Syukuran dalam rangka memperingati 70 tahun perjalanan kampung Hebeybhulu Yoka, yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Perayaan ini mengusung tema “Merajut Sejarah, Merawat Identitas” sebagai refleksi atas perjalanan panjang masyarakat Hebeybhulu dalam menjaga jati diri, adat, dan persatuan.
Syukuran yang digelar di Kampung Yoka Jumat, Januari 2026 ini dihadiri oleh para tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah kampung, pemuda, perempuan, serta seluruh warga Kampung Hebeybhulu.
Acara diawali dengan ibadah syukur yang di pimpin oleh Pdt. Roby Depondoye dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan doa bersama sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas penyertaan-Nya selama tujuh dekade perjalanan kampung.
Ondofolo Kampung Hebeybhulu David Onsa Mebri dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 70 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah leluhur, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan identitas kampung di tengah arus perubahan zaman.
” Sejarah ini mengingatkan kita, Yoka bukan lagi sekedar angka tetapi Hebeybhulu adalah jati diri dan indentitas kita, perjuangan leluhur untuk kembali ke sini tidak mudah. sehingga generasi saat ini harus memaknai itu ” ungkap Ondofo Hebeybhulu Yoka David Onsa Mebri jumat, (2/1/2026)
Sementara itu, Kepala pemerintah kampung Yoka Anthonius Mebri menyampaikan apresiasi atas semangat persatuan masyarakat Hebeybhulu yang tetap terjaga hingga saat ini.
Menurutnya, Kampung Hebeybhulu memiliki sejarah panjang yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Yoka, sehingga momentum ulang tahun ke-70 ini diharapkan menjadi titik penguat komitmen bersama dalam membangun kampung yang maju tanpa meninggalkan akar budaya.
” 70 tahun ini mbukan usia mudah, sudah banyak capaian dari Pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat terus berkembang pesat ” katanya.
Rangkaian acara syukuran juga diisi dengan peletakan krasn bungan di makam Ondofolo terlalu alm. Mesak Khalo Mebri dan Istri, serta pemotongan kue ulang tahun dan di tutup dengan penampilan seni budaya, tarian tradisional, serta kebersamaan dalam makan bersama sebagai simbol persaudaraan dan kekeluargaan. Nuansa adat dan budaya terasa kental, menegaskan identitas Kampung Hebeybhulu yang tetap hidup dan terawat.
Dengan peringatan 70 tahun ini, masyarakat Kampung Hebeybhulu berharap semangat persatuan, nilai-nilai adat, serta warisan sejarah leluhur terus dijaga dan diwariskan, sehingga kampung tetap kokoh menghadapi masa depan tanpa melupakan jati diri.(Nesta)
















