Paraparatv.id | Sentani | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan produk berbahan dasar sagu. Produk olahan sagu dinilai memiliki potensi pasar yang besar, seiring dengan meningkatnya minat konsumen terhadap bahan makanan lokal yang sehat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Hariyanto, mengatakan bahwa produk kuliner berbahan dasar sagu memiliki banyak peminat, terutama karena sagu rendah gula dan cocok bagi konsumen yang peduli kesehatan.
“Beragam olahan kuliner dapat diciptakan dengan tepung sagu. Ini adalah peluang besar bagi pelaku UMKM, karena sagu sangat baik untuk dikonsumsi dan peminatnya terus bertambah,” ujar Hariyanto di Sentani, Selasa (15/10/2024).
Sebagai contoh, Hariyanto menyebut kuliner seperti terang bulan yang menggunakan tepung sagu, serta es krim berbahan dasar sagu, yang kini mulai banyak diminati meskipun produksinya masih terbatas.
“Produk seperti es krim sagu ini sebenarnya sangat diminati, tetapi produksinya belum maksimal. Peluang-peluang seperti inilah yang perlu dikembangkan oleh pelaku UMKM agar bisa meningkatkan nilai jual produk,” jelasnya.
Untuk mendukung pengembangan ini, Pemkab Jayapura memanfaatkan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024 sebesar Rp4 miliar, yang diharapkan dapat membantu pelaku UMKM, terutama Orang Asli Papua (OAP), dalam mengembangkan produk berbasis bahan lokal seperti sagu.
“Kami telah memulai dengan pelatihan, sosialisasi, serta pemberian bantuan usaha kepada UMKM yang produktif, agar usaha mereka semakin berkembang,” tambah Hariyanto. (Fan)

















