Example floating
Ekonomi

Penerimaan Pajak Per Juni Capai 4 Triliun Lebih

254
×

Penerimaan Pajak Per Juni Capai 4 Triliun Lebih

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor WIlayah DJP Papua Papua Barat Maluku, Arridel Mindra. (Foto KDJP Papabrama)

Paraparatv.id | Jayapura | Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Papua, Papua Barat, dan Maluku (Papabrama), Arridel Mindra mengaku hingga tanggal 24 Juni 2021 telah terkumpul penerimaan pajak sebesar Rp4,15 Triliun.

Menurut Arridel, tahun 2021 pihaknya mendapatkan target sebesar Rp12,172 triliun, dan angka ini mengalami pertumbuhan 18 persen dari realisasi penerimaan tahun 2020.

---

Sampai dengan tanggal 24 Juni 2021 telah terkumpul penerimaan sebesar Rp. 4,15 triliun,” kata Arridel, Senin (28/6/2021).

Menurutnya, pencapaian ini baru sebesar 34,1 persen dari target setahun. “Dan ini masih mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif sebesar 4,77 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu,” imbuhnya.

Sekedar diketahui Kanwil DJP Papabrama, tahun 2020 penerimaan pajak per 15 Desember 2020 sudah di atas rata-rata nasional. Dimana, tahun pajak 2020 Kanwil DJP Papabrama mendapat target penerimaan pajak sebesar Rp 10,66 triliun, sementara target Nasional sebesar Rp 1.198,82 triliun. (AY/Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advetorial

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manokwari Kota, Sirante Banne Ringgi (kiri), memimpin apel tim Pelayanan Teknik yang mayoritas laki-laki sebelum bertugas. Sirante mewujudkan kepemimpinan perempuan yang kuat melalui komunikasi yang mengayomi, menekankan keselamatan, dan mengedepankan empati dalam melayani pelanggan di pusat dinamika Provinsi Papua Barat.(*)

Advetorial

(Kiri ke Kanan) General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, EVP Operasi Distribusi Ignatius Rendroyoko, bersama Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui dan Cheroline Chrisye Makalew berfoto bersama usai pertemuan sinergi di Manokwari. Kolaborasi kuat ini diharapkan mampu mempercepat target “Papua Terang” dan kemandirian energi di tanah Papua.(*)