Example floating
AdvetorialBERITAKABAR KOTA JAYAPURAPeristiwa

Seleksi JPT Pratama Pemkot Jayapura Dimulai, 14 Peserta Ikuti Assessment

83
×

Seleksi JPT Pratama Pemkot Jayapura Dimulai, 14 Peserta Ikuti Assessment

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura — Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura membuka pelaksanaan assessment seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2026.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Jayapura, Senin (28/9/2026), dengan diikuti 14 peserta yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan penilaian rekam jejak.

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, M.M., mengatakan seleksi terbuka tersebut dilakukan untuk mengisi tiga jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura.

Menurut Rustan, proses seleksi melibatkan panitia seleksi yang berasal dari berbagai unsur, termasuk perguruan tinggi, pimpinan daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah kota, serta sejumlah mantan pejabat senior. Selain itu, terdapat tim asesor yang akan melakukan penilaian terhadap para peserta.

Ia mengatakan, para peserta akan dinilai dari sisi kapasitas, kualitas, integritas, dan profesionalisme untuk melihat kesesuaian mereka dalam mengemban tugas pada tiga organisasi perangkat daerah tersebut.

Rustan menjelaskan, posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki peran penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, khususnya pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Pelayanan tersebut mencakup dokumen kependudukan seperti KTP, kartu keluarga, akta dan berbagai layanan administrasi lainnya.

“Untuk itu bekerja harus betul-betul profesional. Bisa mampu jemput bola, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dari kantor dinas sampai kepada kelurahan dan kampung-kampung,” katanya.

Ia menekankan agar pelayanan administrasi kependudukan dilakukan secara mudah, tidak berbelit-belit dan bebas dari pungutan liar.

“Maka tim ini harus menilai dari sisi karakter dan integritas mereka untuk menjadi pemimpin yang bisa merubah sistem yang ada sekarang ini,” ujarnya.

Sementara untuk Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Rustan menyebut OPD tersebut memiliki peran strategis dalam menjalankan program prioritas pemerintah daerah, terutama berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja, pemulihan ekonomi dan revitalisasi Pasar Youtefa sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi rakyat.

Ia berharap pemimpin yang terpilih mampu mendorong pelaku UMKM agar naik kelas, menjaga inflasi daerah, membantu menjaga kestabilan harga bahan pokok, serta menata pasar agar aman, nyaman dan tertib.

“Sehingga kota akan berkembang dan akan jadi sentra ekonomi yang terbaik karena pasarnya aman. Sehingga perlu pemimpin yang betul-betul bisa mengendalikan ini,” katanya.

Sedangkan untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rustan menilai posisi tersebut juga membutuhkan pemimpin yang memiliki kesiapsiagaan dan respons cepat.

Menurutnya, kondisi geografis Kota Jayapura yang memiliki kawasan gunung, lembah dan lereng membuat wilayah tersebut memiliki potensi bencana seperti longsor, banjir dan gempa bumi.

“Maka perlu pimpinan yang sigap 24 jam dia ada, dia punya responsif, dan juga bisa menata nyaman, aman terhadap masyarakat sehingga kota ini bisa terhindar dari bencana-bencana,” ujarnya.

Rustan berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan figur pimpinan tinggi pratama yang kompetitif, berkualitas dan mampu membantu pemerintah daerah menuntaskan program kerja, RKPD serta visi dan misi Wali Kota Jayapura.

Ia juga meminta panitia seleksi bekerja secara profesional, objektif dan akuntabel tanpa melihat latar belakang peserta.

“Kita minta agar tim seleksi ini benar-benar bekerja secara profesional, objektif dan akuntabel. Tidak memandang siapa dia, tapi betul-betul dia menilai secara terbuka, secara benar, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan asesor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Anom Surahno, S.H., M.Si., mengatakan proses seleksi tersebut bukan sekadar menjadi ajang untuk mendapatkan jabatan, tetapi merupakan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kapasitas dan kelayakan mereka.

“Hari ini kami memberi judul bukan sekadar merebut jabatan, tapi justru tentang lompatan,” kata Anom.

Ia mengatakan, para peserta telah menunggu kesempatan untuk mengikuti seleksi terbuka yang sempat tertunda. Karena itu, seluruh peserta diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri secara maksimal.

Menurut Anom, proses seleksi akan berlangsung melalui beberapa tahapan hingga panitia seleksi menetapkan tiga besar dari masing-masing jabatan.

“Hari ini panitia bukan memberikan jabatan kepada Bapak/Ibu. Tapi justru hari ini Bapak/Ibu-lah yang berebut jabatan itu. Jabatan itu harus diperjuangkan dan jabatan itu harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan utama.

“Jangan kejar jabatan Eselon II. Kejarlah agar Anda pantas untuk jabatan itu. Kalau Anda pantas, jabatannya akan mengejar Anda,” katanya.

Anom menekankan bahwa hasil kerja pejabat nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Uji Kompetensi, Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, BA., MS., mengatakan pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2026 berpedoman pada sejumlah regulasi.

Di antaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Selain itu, pelaksanaan seleksi juga berpedoman pada Keputusan Wali Kota Jayapura Nomor 188.4/256 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2026.

Avelinus menjelaskan, seleksi tersebut bertujuan menilai kompetensi manajerial, teknis dan sosial kultural peserta sesuai dengan standar kompetensi jabatan yang dipersyaratkan.
Seleksi juga dilakukan untuk memetakan potensi, kompetensi dan kesesuaian peserta dengan kebutuhan serta karakteristik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang akan diisi.

“Dari 14 peserta yang mendaftar, sebanyak lima orang melamar untuk jabatan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, lima orang untuk Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Daerah, dan empat orang untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,”jelasnya

Seluruh berkas peserta telah melalui verifikasi, seleksi administrasi dan penilaian rekam jejak sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil seleksi administrasi dan penilaian rekam jejak telah diumumkan pada 25 September 2026.
Tahapan assessment kompetensi dimulai Senin (28/9/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 Oktober 2026.

Selanjutnya, ujian penulisan makalah dan wawancara dijadwalkan pada 3 Oktober 2026. Hasil akhir seleksi akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian pada 7 Oktober 2026 dalam bentuk laporan hasil penilaian individual dan rekomendasi hasil seleksi sesuai ketentuan.

Pelaksanaan seluruh rangkaian seleksi hingga tahap pembukaan disebut telah berjalan sesuai jadwal dan ketentuan, dengan dukungan Panitia Seleksi, Sekretariat Panitia Seleksi dan jajaran BKPP Kota Jayapura. (VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *