Paraparatv.id | Puncak | Pemerintah Kabupaten Puncak akhirnya berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak cuaca ekstrem di Distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, setelah akses ke wilayah tersebut sempat terhambat selama dua bulan akibat faktor keamanan. Selasa, (4/8).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nemu Tabuni, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan atas arahan Bupati Puncak setelah kondisi keamanan di Distrik Agandugume dinyatakan kondusif.
“Pagi ini kami bersama Kepala Dinas Sosial, BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, kepala Distrik Agandugume dan tim berhasil masuk ke Agandugume. Hari ini ada enam pesawat yang membawa bantuan untuk masyarakat terdampak cuaca ekstrem,” kata Nemu Tabuni
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Puncak sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat menyusul bencana cuaca ekstrem berupa hujan es dan salju yang terjadi sejak Juni hingga Juli 2026. Fenomena tersebut mengakibatkan tanaman pangan masyarakat rusak dan gagal panen.
“Selama sekitar dua bulan masyarakat mengalami kesulitan memperoleh bahan makanan karena tanaman pangan seperti ubi, jagung, dan kacang-kacangan mengering akibat cuaca ekstrem sehingga tidak dapat dipanen. Akibatnya, warga mengalami kekurangan pangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama dua bulan pemerintah belum dapat menyalurkan bantuan karena situasi keamanan belum memungkinkan. Setelah aparat keamanan memastikan kondisi wilayah aman, pemerintah langsung mengirim bantuan kepada masyarakat.
Nemu menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat keamanan, khususnya Pangkogabwilhan III beserta personel yang telah mengamankan wilayah dan bandara sehingga distribusi bantuan dapat terlaksana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pangkogabwilhan III, aparat keamanan, Kapolda, Danrem, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga pemerintah dapat hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh masyarakat di Distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri menerima bantuan yang dibutuhkan.
“Kami akan melaporkan hasil kunjungan ini kepada Bupati Puncak, Gubernur Papua Tengah hingga Menteri Dalam Negeri sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat yang sedang dilakukan pemerintah,” tutup Nemu Tabuni.(VN)














