Paraparatv.id | Sentani | Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua dan LPTQ Kabupaten Jayapura, menggelar acara Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026. Acara ramah tamah ini diselenggarakan di kediaman Bupati Jayapura, Sentani, Senin (13/7/2026).
Hadir Bupati Jayapura, Yunus Wonda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Gatut Aryoko, Ketua LPTQ Provinsi Papua, Umar Ugar, Ketua Panitia MTQ XXXI Abdul Rahman Basri, Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, para Staf Ahli, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Jayapura, Kapolres Jayapura, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, Kepala Distrik, juga tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Hadir pula Dewan Hakim beserta official dan kafilah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Papua.
Ketua Panitia MTQ XXXI yang diwakili H. Sakarudin, dalam laporannya menyampaikan bahwa esensi dari pelaksanaan MTQ ini adalah sebagai sarana mulia untuk memupuk, memelihara, dan menanamkan kecintaan umat terhadap Allah SWT. Melalui syiar ini, masyarakat diharapkan senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
H. Sakarudin memaparkan bahwa gelaran MTQ kali ini memiliki catatan sejarah tersendiri. Meskipun secara nasional merupakan penyelenggaraan yang ke-31 sejak pertama kali diadakan di Kota Makassar pada tahun 1968. Bagi Provinsi Papua ini adalah pelaksanaan pertama tingkat provinsi pasca pemekaran wilayah. Sebagai informasi, pelaksanaan MTQ ke-30 sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2024 di Kota Mimika, yang saat ini telah menjadi bagian dari Provinsi Papua Tengah.
Hingga malam ta’aruf berlangsung, dilaporkan total kafilah yang telah memadati Kota Sentani mencapai 180 orang peserta (di luar perwakilan tuan rumah). Tercatat kafilah Kota Jayapura 48 peserta, Kabupaten Biak Numfor 43 peserta, Kabupaten Keerom 32 peserta, Kabupaten Mamberamo Raya 33 peserta, Kabupaten Sarmi 30 peserta, Kabupaten Waropen 20 peserta, Kabupaten Kepulauan Yapen 20 peserta.
Seluruh kafilah akan berkompetisi pada 7 cabang lomba utama yang dipertandingkan, meliputi: Cabang Tilawah (seni membaca Al-Qur’an tingkat anak-anak, remaja, dewasa, qori dan qoriah), Cabang Hifzil (hafalan Al-Qur’an), Cabang Tartil Qur’an, Cabang Fahmil Qur’an (cerdas cermat isi kandungan Al-Qur’an), Cabang Syahril Qur’an (pidato beregu Al-Qur’an), Cabang Khat/Kaligrafi (tulisan indah Al-Qur’an), dan Cabang KTIQ (Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an).
Panitia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura di bawah kepemimpinan Dr. Yunus Wonda. Di tengah dinamika tekanan fiskal global dan efisiensi anggaran, Pemkab Jayapura dengan spirit motto daerah ‘Kenambai Umbai Reimay’ (Satu Utuh Ceria Berkarya Meraih Kejayaan) serta visi kasih mempersatukan perbedaan, tetap berkomitmen memfasilitasi kesuksesan agenda keagamaan ini.
Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Papua, H. Umar Ugar, dalam sambutannya menekankan pentingnya esensi Malam Ta’aruf sebagai instrumen perekat jalinan ukhuwah islamiyah. Menurutnya, agenda ini bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan wadah krusial untuk memperkokoh persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menyatukan persepsi sebelum kompetisi resmi dimulai.
“MTQ bukan semata-mata ajang perlombaan untuk meraih prestasi. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam, media pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Kami berharap dari sini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca dan menghafal, tetapi juga mampu mengamalkannya secara nyata di Tanah Papua,” ujar H. Umar Ugar.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk senantiasa menjaga sportivitas, menjunjung tinggi kejujuran, serta menghormati segala keputusan dewan hakim.
Bupati Kabupaten Jayapura, Yunus Wonda, menyambut hangat kehadiran seluruh kafilah dengan rasa hormat dan tangan terbuka. Dalam pidato sambutannya, ia menyatakan rasa bangga dan kehormatan besar bagi seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat Kabupaten Jayapura karena dipercaya menjadi tuan rumah bagi perhelatan mulia berskala provinsi ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan. Jadikan momentum MTQ ini sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Al-Qur’an, mempererat tali silaturahmi, serta mengokohkan ukhuwah di antara seluruh daerah di Papua, bukan semata-mata mengejar prestasi,” tutur Bupati Yunus Wonda.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika dalam proses penerimaan, pelayanan, maupun fasilitas akomodasi terdapat hal-hal yang kurang maksimal selama para kafilah berada di Kabupaten Jayapura. Ia menyatakan bahwa seluruh rangkaian perlombaan MTQ XXXI ini akan berlangsung efektif mulai tanggal 15 hingga 18 Juli 2026.
Acara Malam Ta’aruf diakhiri dengan sesi ramah tamah dan makan malam bersama, mempertegas pesan kedamaian dan harmoni di Tanah Papua.(Redaksi)














