Paraparatv.id | Yapen | Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, secara resmi melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay, pada Kamis (2/7/2026).
Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, Wakil Ketua II DPRK, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh rohaniawan.
Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menegaskan peran strategis Sekda dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Ia berharap Cyfrianus Y. Mambay mampu memperkuat koordinasi dan konsolidasi antar-OPD, meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus mengawal pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.
“Sekretaris Daerah harus menjadi teladan dalam kepemimpinan birokrasi: bekerja dengan hati, melayani dengan tulus, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegas Bupati.
Ia juga mengajak seluruh pimpinan OPD dan ASN untuk memberikan dukungan penuh kepada Pj. Sekda dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, kerja sama, kekompakan, dan semangat kolaborasi menjadi kunci utama mewujudkan pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen yang demokratis, berkeadilan, bertumbuh, dan sejahtera.
Secara khusus, Bupati menyoroti sejumlah persoalan dalam pengelolaan dana kampung. Ia meminta Pj. Sekda bersama OPD terkait memperketat pengawasan dan merumuskan solusi agar pengelolaan dana tersebut semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Meskipun Pemda telah melakukan perbaikan—termasuk penyaluran dana secara terbuka di hadapan masyarakat—masih ditemukan berbagai kendala, seperti potensi penyalahgunaan anggaran, keterlambatan penyaluran hak aparat kampung, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang belum sepenuhnya sesuai ketentuan.
Bupati juga menegaskan bahwa pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, menjadi prioritas utama. Kehadiran Pj. Sekda diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, sehingga setiap permasalahan pemerintahan dapat diselesaikan lebih cepat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.(EB)














