Paraparatv.id | Jayapura | Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI KNPI Kota Jayapura menuai sorotan tajam dan protes keras. Hasil forum yang menetapkan Barto Taniauw sebagai ketua terpilih dinilai cacat secara prosedural dan mencederai nilai-nilai demokrasi organisasi, Minggu (15/03).
Ketua Tim Konsolidasi Novelt Krey, Agusto Salvatore yang akrab disapa Sinyo, menegaskan bahwa proses Musda kali ini jauh dari kata adil. Ia menuding Steering Committee (SC) dan Caretaker KNPI Kota Jayapura secara terang-terangan berpihak untuk memenangkan Barto, yang saat ini juga menjabat sebagai Bendahara Caretaker KNPI Kota Jayapura.
Pangkal persoalan bermula dari digugurkannya Novelt Krey dalam bursa pencalonan. SC menyatakan dukungan dari dua distrik untuk Novelt tidak sah karena adanya rekomendasi ganda (TMS). Namun, Agusto menyebut pihak SC tidak memberikan ruang klarifikasi sedikit pun bagi caretaker distrik untuk menjelaskan keabsahan dokumen tersebut.
“Caretaker distrik yang memberikan rekomendasi kepada Novelt justru langsung diganti oleh Ketua Caretaker KNPI Kota Jayapura. Ini adalah tindakan manipulasi prosedur dan intimidasi untuk mengamankan kemenangan kandidat tertentu,” ucap Agusto dalam keterangannya.
Kubu Novelt Krey juga melaporkan adanya tekanan sistematis terhadap para pengurus distrik yang mendukung kandidat selain Barto. Hal ini menimbulkan kesan bahwa Musda VI bukan lagi arena kompetisi gagasan, melainkan ruang yang didesain untuk melegitimasi kekuasaan pihak tertentu.
“Ketika proses verifikasi tidak transparan dan pihak-pihak terkait tidak didengar, maka legitimasi hasil Musda ini patut dipertanyakan. Persatuan pemuda tidak boleh dipaksakan melalui cara-cara yang merusak marwah organisasi,” tegasnya
Hasil Musda VI ini dinilai tidak hanya cacat hukum organisasi, tetapi juga berpotensi memecah belah pemuda di Kota Jayapura. Alih-alih menjadi wadah pemersatu, KNPI dituding telah direduksi menjadi alat politik segelintir pihak dengan mengabaikan hak konstitusional kandidat lain.
Hingga saat ini, dinamika pasca-Musda masih terus bergulir. Sejumlah tokoh pemuda dan pendukung Noveltz Krey dikabarkan tengah merumuskan langkah-langkah organisasi selanjutnya guna menuntut keadilan dan mempertahankan integritas KNPI Kota Jayapura. (Redaksi/VN)



















