Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURAPeristiwa

Lapangan Trisila TNI AL Jadi Pusat Perayaan HUT ke -116 Kota Jayapura

169
×

Lapangan Trisila TNI AL Jadi Pusat Perayaan HUT ke -116 Kota Jayapura

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menyampaikan Pidato dalam upacara HUT Ke-116 Kota Jayapura di lapangan Trisila Kodaeral X Jayapura

Paraparatv.id | Jayapura | Lapangan Trisila Kodaeral X Jayapura menjadi lokasi pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Jayapura pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Kota Jayapura.

---

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan sambutan dengan menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghargai sejarah, serta melanjutkan pembangunan Kota Jayapura ke arah yang lebih maju dan sejahtera.

Dalam Pidatonya Wali Kota mengingatkan bahwa perjalanan Kota Jayapura merupakan perjalanan panjang yang sarat sejarah. Wilayah ini pertama kali didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada 7 Maret 1910 dengan nama Hollandia. Seiring waktu, nama kota berubah menjadi Sukarnopura, dan akhirnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 resmi bernama Jayapura yang berarti “Kota Kemenangan”.

“Jayapura bukan sekadar nama, melainkan simbol harapan, perjuangan, serta kemenangan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa jauh sebelum dinamai Jayapura, wilayah ini dikenal masyarakat adat sebagai Port Numbay – tanah leluhur yang kaya nilai budaya dan kearifan lokal.

Wali Kota menegaskan bahwa Port Numbay bukan hanya wilayah geografis, tetapi juga identitas masyarakat asli yang diwariskan turun-temurun. Oleh karena itu, pembangunan kota harus tetap menghormati nilai-nilai adat.

“Tanah ini mengajarkan kita tentang keseimbangan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam. Filosofi hidup masyarakat Port Numbay mengajarkan bahwa manusia, alam, dan Tuhan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” jelasnya.

Selain memperingati hari jadi kota, bulan Maret juga memiliki makna spiritual bagi masyarakat wilayah Tabi. Pada 10 Maret mendatang akan diperingati 116 tahun masuknya Injil di Tanah Tabi menjadi peristiwa yang dinilai membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Wali Kota, pekabaran Injil telah membawa terang melalui perkembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembentukan karakter masyarakat Papua yang religius dan penuh kasih. Nilai-nilai iman yang tumbuh di Tanah Tabi telah memperkokoh fondasi moral dan spiritual masyarakat Kota Jayapura.

Pada usia ke-116 tahun, Kota Jayapura telah berkembang menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan, dan jasa di kawasan timur Indonesia. Kemajuan tersebut dinilai sebagai hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Jayapura adalah rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya yang hidup berdampingan. Karena itu, mari kita terus menjaga kerukunan dan toleransi dalam semangat ‘Hen Tecahi’ atau satu hati. Perbedaan bukan alasan untuk terpisah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” ajaknya.

Selain itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kota. Beliau menegaskan bahwa kota yang maju harus dimulai dari lingkungan yang bersih dan tertata.

“Pantai yang bersih, sungai yang terjaga, dan lingkungan yang rapi adalah cerminan peradaban masyarakatnya. Mari kita rawat kota ini seperti merawat rumah kita sendiri,” tegasnya.

Mengenai tantangan pembangunan ke depan, mulai dari dinamika ekonomi, perubahan sosial, hingga tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, Wali Kota tetap optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan doa, Kota Jayapura dapat terus berkembang menuju kesejahteraan.

Pemerintah Kota Jayapura akan terus memperkuat pemberdayaan masyarakat asli Papua, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ke-116 sebagai refleksi bersama untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Kota Jayapura. Mari kita bangun Kota Jayapura bukan hanya dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan kasih, persaudaraan, dan integritas, demi masa depan generasi yang akan datang,” pungkas Wali Kota.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *