Paraparatv.id |Sentani| – Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) Wilayah Waibu II menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Kampung Sosiri, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (13/11/2025). Acara yang bertemakan “Merdeka di Dalam Kristus” ini direncanakan berlangsung hingga Jumat (14/11/2025), dengan tujuan utama mengingatkan umat tentang penebusan dosa melalui Yesus Kristus.
Pdt. Jonah Lasol, S.Th, selaku Ketua Panitia sekaligus pembicara utama, dalam khotbahnya menekankan bahwa tema ini sengaja diangkat untuk menyadarkan para pemimpin gereja agar tidak lagi menghakimi jemaat dari atas mimbar. “Selama ini, hukum sering dimunculkan, kesalahan dan masa lalu jemaat kerap diungkit, sehingga mereka hidup dalam ketakutan,” ujarnya. Padahal, menurutnya, secara alkitabiah, semua dosa telah diselesaikan melalui penebusan Kristus di kayu salib.
“Saya mengajak jemaat untuk membuka pikiran bahwa kita sudah tidak berada di bawah hukum atau kutuk dosa, melainkan telah diselamatkan oleh Yesus. Tujuan KKR ini adalah mewujudkan kemerdekaan sejati, yaitu keyakinan hati dan roh bahwa kita sudah merdeka,” tambah Pdt. Lasol. Ia menyoroti bahwa banyak orang masih merasa terjajah oleh dosa masa lalu karena pandangan duniawi, padahal dari sudut pandang rohani dan Yesus di kayu salib, seluruh umat manusia telah dibebaskan. “Hanya tinggal menikmati kemerdekaan itu dalam kekristenan yang benar,” katanya.
Pdt. Lasol juga tidak memungkiri adanya penceramah yang sering menakut-nakuti jemaat dengan hukum-hukum yang sudah tidak relevan di era kekristenan saat ini.
Sementara itu, Ondofollo Kampung Sosiri, Boas Enok, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Tuhan. “Tuhan sangatlah indah, dan sebagai manusia, kita harus mengucap syukur. Manusia tidak bisa menjaga diri sendiri; itu sia-sia. Kita harus percaya kepada Tuhan yang selalu hadir dalam segala situasi baik sakit, susah, maupun senang,” ungkapnya.
Ia menekankan untuk bergantung pada Tuhan, bukan manusia, karena “manusia bisa mengecewakan, tapi Tuhan tidak pernah.” Tambahnya.
Menjelang hari kedua KKR pada Jumat (14/11/2025), Pdt. Lasol menyatakan pihaknya akan mendeklarasikan kemerdekaan umat manusia dari dosa. “Tidak perlu lagi mengingat kesalahan masa lalu, karena semua telah ditebus oleh Yesus Kristus 2000 tahun lalu di kayu salib,” tegasnya.
Pdt. Lasol mengajak seluruh umat Kristiani di Kabupaten Jayapura, serta masyarakat luas dan pemerintah setempat, untuk meluangkan waktu hadir di KKR Kampung Sosiri. “Datanglah dan pahami arti kemerdekaan sejati dalam Kristus. Acara ini terbuka untuk semua, sebagai kesempatan memperdalam iman dan merasakan penebusan Tuhan,” ajaknya. Kehadiran Anda akan memperkaya kebersamaan dalam kasih Kristus. (Arie)
















