Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura resmi melepas keberangkatan 18 calon jemaah umrah gratis ke Tanah Suci Mekkah, Sabtu (9/8/2025).
Program ini merupakan inisiatif Wali Kota Jayapura sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, khususnya tokoh agama dan pengurus masjid.
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., mengatakan seluruh biaya perjalanan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah sehingga para jemaah tidak mengeluarkan biaya apa pun.
“Selamat menjalankan ibadah umrah. Semoga menjadi umrah yang mabrur dan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, maupun Kota Jayapura,” ujarnya.
Ia berpesan agar para jemaah menjadi duta daerah yang menjaga nama baik Kota Jayapura, memperbanyak ibadah, menjaga persatuan, dan menceritakan toleransi yang baik kepada sesama. Ia juga meminta agar mendoakan kelancaran tugas pemerintahan serta keamanan dan kedamaian di Kota Jayapura.
Terkait keberlanjutan program ini, Rustan menyebut pada 2026 pihaknya akan menyesuaikan jumlah peserta dengan ketersediaan anggaran. Jika memungkinkan, jumlah jemaah akan ditambah mengingat banyaknya daftar tunggu yang mendaftar melalui MUI maupun pengurus masjid.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jayapura, KH. Drs. Zulhan Ma’mun, mengapresiasi langkah Pemkot yang tetap menjalankan program di tengah kondisi ekonomi sulit.
“Mayoritas jemaah tahun ini adalah laki-laki, sisanya perempuan. Kami berharap mereka menjadi insan sholeh dan sholehah, serta mendoakan para pemimpin agar sehat dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” katanya.
Sebelum berangkat, para jemaah telah mengikuti pembekalan dan manasik umrah untuk memastikan ibadah dapat dilaksanakan dengan baik dan berkualitas. Zulhan yang telah menjabat tiga periode juga berharap ke depan jumlah peserta semakin banyak.
Ketua MUI Kota Jayapura yang telah menjabat selama tiga periode itu juga berharap ke depan jumlah peserta umrah bisa bertambah.
“Alhamdulillah, kalau bisa tahun depan jumlahnya lebih dari 18 orang. Situasi seperti sekarang saja masih bisa memberangkatkan 18 jemaah, apalagi kalau ditambah, tentu kami akan sangat berterima kasih,”tutupnya.(Redaksi)

















