Paraparatv.id | Jayapura | Anggota DPR Papua dari Fraksi NasDem, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM, menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini bagi generasi muda. Hal itu ia sampaikan usai memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Pancasila yang digelar di Gedung LPTQ Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (20/8).
Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini terselenggara atas kerja sama Komisi XIII DPR RI, DPR Papua, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Pancasila adalah dasar ideologi bangsa yang harus ditanamkan sejak usia dini. Bukan hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau Pancasila dirubah, maka runtuhlah negara ini,” tegas Alberth Merauje yang juga Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR Papua.
Merauje menekankan, penerapan sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa harus menjadi landasan utama dalam membentuk karakter bangsa. Jika nilai Ketuhanan dijalankan dengan benar, maka sila-sila lainnya akan otomatis tercermin dalam kehidupan bermasyarakat.
“Meski rajin ibadah, tapi kalau perbuatan tidak sesuai, itu bukan pengamalan Pancasila. Di media sosial kita lihat, hal-hal sepele bisa berujung konflik, bahkan nyawa melayang. Ini karena Pancasila tidak ditempatkan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pancasila bukan hanya simbol, melainkan landasan hukum yang terintegrasi dalam UUD 1945 serta mengandung semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menyatukan ribuan pulau, bahasa, dan budaya Indonesia.
Politisi NasDem ini menyoroti masih rendahnya semangat nasionalisme, seperti banyaknya masyarakat yang tidak memasang bendera merah putih saat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
“Ini menunjukkan lunturnya nilai kebangsaan. Karena itu, BPIP harus serius memasukkan pendidikan Pancasila ke dalam kurikulum, mulai dari TK hingga SMA, seperti dulu,” desaknya.
Merauje juga menekankan pentingnya upacara bendera setiap hari Senin di sekolah-sekolah sebagai sarana menanamkan disiplin, musyawarah, toleransi, dan gotong royong sejak dini.
Selain itu, Anggota Komisi IV DPR Papua ini menilai meskipun Indonesia telah merdeka 80 tahun, masih ada masyarakat yang belum menikmati pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan secara layak.
Karena itu, ia mendorong pemerintah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas golongan.
“Pancasila adalah pedoman dalam membangun sistem politik yang sehat, ekonomi yang adil, serta masyarakat yang menghargai perbedaan. Pancasila juga menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bela negara,” tegas Alberth Merauje.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi XIII DPR RI Tonny Tesar, Wakil Ketua I DPR Papua Herlin Beatrix Monim, Ketua Fraksi NasDem DPR Papua Dwita Handayani, Sekretaris DPW Partai NasDem Jhony Banua Rouw, perwakilan BPIP Tri Hartati, serta Staf Ahli Komisi XIII DPR RI Yohanes Graubaba.(Redaksi)

















