Example floating
Politik

Sapa Ratusan Petani Keerom, BTM Tegaskan Layani Rakyat dengan Hati, Bukan Materi

196
×

Sapa Ratusan Petani Keerom, BTM Tegaskan Layani Rakyat dengan Hati, Bukan Materi

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Keerom | Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), melakukan kunjungan di Arso XIV, Kabupaten Keerom, Senin (23/6/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi untuk menyapa langsung masyarakat dan kelompok tani. Dalam kunjungan, BTM melakukan pertemuan yang berlangsung di kediaman Ketua Kelompok Tani Sadar Tani Makmur, Ramadan Simatupang, Kampung Wulukubun.

Dalam pertemuan, ratusan petani dari berbagai kampung hadir, termasuk dari Arso XIII, Kampung Walma (Distrik Skanto), Kampung Efiafi (Arso XI), dan Kampung Kuimi.

Mereka menegaskan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM–CK).

Simbol dukungan ditandai dengan dikenakannya topi tani kepada BTM oleh Ramadan Simatupang. Penyerahan topi tank juga menjadi bentuk harapan agar pasangan BTM–CK memperjuangkan aspirasi mereka jika terpilih memimpin Papua.

Dalam dialog bersama, Ramadan menyampaikan bahwa wilayah Arso XIV masih memiliki banyak lahan kosong yang potensial untuk pertanian. Namun, para petani menghadapi keterbatasan akses terhadap bibit unggul dan alat pertanian.

“Saya mengundang Pak BTM untuk datang langsung bertemu dengan kami para petani, karena kami ingin menyampaikan langsung bahwa kami butuh bibit, terutama padi, kelapa
sawit, dan cokelat. Ketiga komoditas ini sedang naik daun, dan sangat mendukung ketahanan pangan nasional seperti yang juga menjadi visi Presiden Prabowo – Gibran,” kata Ramadan.

Ia berharap, pemerintahan BTM–CK kelak dapat memberikan bantuan bibit unggul dan alat pertanian. Selain itu juga memastikan bahwa hasil panen petani dapat terserap oleh pasar dengan harga yang terjangkau, misalnya melalui skema penyerapan seperti yang dilakukan Bulog.

“Kami ingin hasil panen bisa dijual dengan harga terjangkau, agar rakyat bisa makan beras dengan harga yang sesuai kemampuan mereka. Jangan ceraikan kami para petani
di Keerom jika BTM–CK terpilih,” harapnya.

Gugah Petani Tolak Politik Uang

Menanggapi harapan petani, Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano menyampaikan pesan mendalam terkait integritas politik. Ia mengenang kekalahannya pada Pilkada 2004 di Distrik Skanto, yang menurutnya terjadi karena praktik politik uang.

“Saya kalah karena suara rakyat dibeli dengan uang. Maka hari ini saya ingatkan bapak ibu semua, jangan biarkan hal seperti itu terjadi lagi. Saya tidak akan membeli suara bapak ibu dengan uang,” kata BTM.

BTM menegaskan bahwa dirinya datang untuk melayani rakyat dengan hati, bukan dengan materi. Ia pun meminta masyarakat memilih berdasarkan hati nurani, dan tidak perlu merasa
bersalah jika menerima uang dari pihak lain.

“Kalau mereka kasih uang, ambil saja. Tidak berdosa, karena bukan bapak ibu yang minta. Tapi, saat di bilik suara, ikuti kata hati. Pilihlah pemimpin yang benar-benar akan bekerja untuk rakyat,” pesannya.

Suara Rakyat Suara Tuhan

Dihadapan ratusan petani, BTM juga menekankan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan dan tidak bisa dibeli.

“Saya datang untuk mengayomi, bukan menguasai. Saya ingin menyentuh hati bapak ibu sekalian yang juga punya hati,” tegasnya.

BTM turut menyindir perilaku sebagian pemimpin yang hanya memperhatikan daerah-daerah yang memberikan mereka suara.

Perilaku ini bertolak belakang dengan BTM yang menyatakan akan tetap melayani rakyat, termasuk Keerom, meski tidak menang di wilayah tersebut.

“Ada pemimpin yang kalau kalah di suatu tempat, tidak akan datang ke sana selama lima tahun. Tapi saya berbeda. Kalau saya menang, saya tetap akan datang ke Keerom. Kalau pun kalah, saya akan tetap datang dan bekerja untuk petani Keerom. Itulah pemimpin yang melayani rakyat dengan hati,” ucapnya.

BTM mengemukakan banwa Kabupaten Keerom terdiri dari 19 kecamatan dan 91 kampung. Semua wilayah tersebut telah masuk dalam program-program pembangunan prioritas BTM–CK jika mereka terpilih.

Menutup sambutan, BTM menyinggung kisah menarik mengenai seorang tokoh Keerom bernama Pak Adam, yang sebelumnya mendukung paslon lain namun kini memilih mendukung BTM-CK.

“Pak Adam kembali ke jalan yang benar. Dia datang sendiri, tanpa saya undang, karena hatinya digerakkan oleh Tuhan. Inilah bukti bahwa perjuangan ini bukan sekadar politik, tapi panggilan nurani,” ungkap BTM.

Usai pertemuan, BTM peninjauan lahan padi yang siap ditanami, doa dan seruan semangat untuk menjaga persatuan dan memilih pemimpin yang bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi. (Er)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *