Example floating
Example floating
Politik

DPRK Harus Berorientasi pada Pembangunan

456
×

DPRK Harus Berorientasi pada Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Plt. Ketua Komite Insos-Kabor dan Intelektual Byak Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Gustavo R Wanma
Example 468x60

Paraparatv.id|Manokwari| – Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor Melalui mekanisme penangkatan (Jalur Otsus) yang akan datang menjadi momentum penting bagi masyarakat Biak Numfor untuk menentukan masa depan daerah mereka.

Di tengah beragam bakal calon yang maju, masyarakat berharap terpilihnya para wakil rakyat yang memiliki integritas tinggi, dedikasi kuat, dan komitmen nyata untuk memperjuangkan kesejahteraan seluruh warga Biak Numfor.

Plt. Komite Insos-Kabor dan Intelektual Byak Kabupaten Manokwari, Gustavo R Wanma menilai, masyarakat menaruh harapan besar agar para anggota DPRK terpilih nanti dapat menjadi jembatan penghubung antara aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah.

Keberhasilan pembangunan Biak Numfor tak lepas dari peran aktif dan representatif DPRK dalam mengawal kebijakan dan program pemerintah, serta mengadvokasi kebutuhan masyarakat.

Prioritas Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Jurnalis aktif ini lalu menyampaikan beberapa harapan kepada para calon anggota DPRK. Dalam menjalankan tugasnya, DPRK diharapkan dapat mengutamakan kepentingan masyarakat Biak Numfor di atas kepentingan pribadi.

Wanma menegaskan, pembangunan yang dilakukan haruslah terfokus pada sektor-sektor vital yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti meningkatkan kualitas pendidikan di Biak Numfor menjadi prioritas utama.

DPRK dapat mendorong peningkatan infrastruktur pendidikan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta peningkatan kesejahteraan guru.

Memastikan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Biak Numfor. DPRK juga mendorong pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai, peningkatan kualitas tenaga medis, serta program kesehatan masyarakat yang efektif.

Menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Biak Numfor. DPRK jug dapat berperan aktif dalam membangun dialog interfaith dan memberikan dukungan kepada kegiatan keagamaan yang positif.

“Meningkatkan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi, dan listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Aspirasi Hibah

Calon DPRK dituntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aspirasi hibah yang diusulkan. DPRK diingatkan dapat membangun sistem pengawasan yang ketat terhadap proses pengusulan, penyaluran, dan pemanfaatan hibah.

“Tidak hanya itu, memastikan keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan dan evaluasi program hibah. Membuat laporan publik secara berkala mengenai penggunaan dana hibah dan dampaknya bagi masyarakat,” terang Wanma.

Kemampuan Mengadvokasi dan Intervensi Kebijakan Daerah

DPRK memiliki kemampuan untuk mengadvokasi dan mengintervensi pemerintah daerah dalam hal regulasi dan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Melakukan kajian dan analisis terhadap kebijakan daerah untuk memastikan kebijakan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Mengajukan usulan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk perbaikan kebijakan yang kurang tepat. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan daerah untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan,” jelas Wanma.

Komitmen terhadap Kerukunan dan Inklusivitas

DPRK diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh elemen masyarakat Biak Numfor, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Mendorong dialog dan musyawarah untuk mencapai kesepakatan dan solusi yang terbaik bagi seluruh masyarakat.

Memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terpinggirkan dan memastikan semua warga Biak Numfor mendapatkan akses yang sama terhadap layanan publik. “Harus menciptakan lingkungan yang inklusif dan toleran di dalam lembaga DPRK,” imbuhnya.

Transparansi dan Komunikasi yang Terbuka

Wanma kembali menegaskan DPRK perlu membangun komunikasi yang terbuka dan transparan dengan masyarakat.

Menurutnya, DPRK perlu memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami kepada masyarakat terkait program, kegiatan, dan kebijakan yang dijalankan.

Selain itu, membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik kepada DPRK.

Ia lalu mengingatkan agar melakukan sosialisasi program dan kegiatan DPRK secara rutin kepada masyarakat.

“Masyarakat Biak Numfor memiliki harapan besar untuk masa depan daerah mereka. Pemilihan anggota DPRK yang akan datang menjadi kesempatan untuk mewujudkan harapan tersebut. Semoga para wakil rakyat yang terpilih, memiliki integritas tinggi, dedikasi kuat, dan komitmen nyata untuk membangun Biak Numfor yang lebih maju dan sejahtera,” pesan Wanma. (***)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *