Paraparatv.id | Jayapura | Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kota Jayapura, Nofdy Rampi menghimbau kepada seluruh Masyarakat kota Jayapura bahwa Taman Pemakaman Umum (TPU) Kristen yang berada di Tanah Hitam Abepura itu sudah ditutup per 31 Maret 2023 dan Pemerintah Kota Jayapura memindahkan TPU Kristen Abepura ke lokasi baru di Kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Waena.
“Sudah dilarang, sudah dihimbau sudah disampaikan baliho dan jauh sebelum pengoperasian tempat pemakaman Kristen dan Muslim di TPU Buper Waena sudah disosialisasikan, tetapi aktivitas orang yang menggunakan di sana masih sering terjadi,” Ucap Nofdy kepada paraparatv.id di ruang kerjanya, Jayapura, Papua. Jumat (8/12).
“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, pemerintah sudah menyiapkan lahan pemakaman baik Kristen maupun muslim di TPU Buper Waena tidak ada alasan lagi warga yang mengalami kedudukan itu harus mencari pemakaman di TPU Kristen Abepura,”imbaunya.
Terkait besaran retribusi, Nofdy menjelaskan telah menetapkan tarif penggalian. Orang dewasa dikenakan tarif Rp 1 juta, sementara anak-anak Rp 750 ribu.
“Keluarga harus menyiapkan Nisan dan harus menyiapkan rumput serta papan, tetapi di pemakaman Kristen sudah banyak UMKM yang sudah menjual nisan dan papan di atas silakan dibicarakan di atas karena itu tanggung jawab keluarga,” Ujar Nofdy
“Tidak ada lagi kuburan yang dibuat beton atau berbentuk rumah. Semua satu ukuran,tidak pandang bulu. Jadi kuburannya sama, satu tipe dan ukuran. Di situ hanya ada penghijauan dan batu nisan yang kami rancang dari sisi tipenya,” ungkapnya.
Gunakanlah lahan yang sudah disiapkan pemerintah di TPU Buper waena. Kalau masyarakat mematuhi peraturan pemerintah sebetulnya tidak ada masalah. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat.
Untuk warga masyarakat kota jayapura yang akan menggunaan pemakaman Kristen maupun muslim di TPU Buper Waena secara resmi dapat menghubungi nomor Kontak petugas kami dilapangan 082112302398 Atau Kepala UPTD Pemakaman 082131745282. (VN)

















