Example floating
Example floating
BERITAKABAR SENTANIKesehatan

Pasien Harus Lebih Bersabar Jika Ingin Berobat di Puskesmas Waibu

234
×

Pasien Harus Lebih Bersabar Jika Ingin Berobat di Puskesmas Waibu

Sebarkan artikel ini
Pelayanan di Puskesmas Waibu.
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Masyarakat di Distrik Waibu dan sekitar nampaknya harus lebih bersabar ketika ingin berobat di Puskesmas Waibu yang beralamat di Jl. Raya Doyo Baru.

Hal ini dikarenakan Puskesmas milik pemerintah ini masih menggunakan sistem manual dalam melayani pasien.

Untuk pendaftaran pasien saja, pasien harus terlebih dahulu mengambil nomor antrean kemudian menunggu dipanggil.

Setelah nomor antrean dipanggil pun pasien tidak serta merta langsung dilayani namun harus mendaftar lagi. Baik itu menunjukan kartu berobat ataupun KTP.

Setelah kartu berobat ataupun KTP diberikan kepada petugas loket pendaftaran pun pasien tidak langsung ditangani melainkan diharuskan untuk kembali menunggu namanya dipanggil untuk kemudian dilayani. Proses ini menurut warga sangatlah tidak efisien.

Maria Magdalena salah seorang warga yang berobat mengaku terpaksa harus rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas tersebut.

“Ya mau bagaimana lagi, kita dari keluarga kurang mampu jadi mau tidak mau harus ikuti prosedur ini” katanya saat ditemui di Puskesmas Waibu, Senin (20/11).

Di berharap sekiranya kedepan managemen Puskesmas bisa mempersingkat alur pendaftaran pasien.

“Semoga kedepan bisa dipotong jalurnya, jangan kita datang ambil nomor (antrean) terus antre lalu dipanggil terus antre lagi baru panggilan kedua baru dilayani. Kan bisa pas ambil nomor antrean itu kita kasih data (Kartu Berobat/KTP) jadi kita tidak usah antre lama” pintanya.

Meski harus menunggu lama untuk berobat namun dirinya tidak menampik bahwa pelayanan yang diberikan oleh pihak Puskesmas sudah sangat baik.

“Sudah baik, cuma untuk jalur masuk berobatnya ini yang kalau bisa dipersingkat mungkin lebih bagus” tutupnya. (Arie)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *