Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A dan KB) melakukan kegiatan Pengukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) serta Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). dilaksanakan di Aula Siansoor Kantor Walikota Jayapura Papua, Jumat (6/10).
Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Betty A Puy mengatakan, bahwa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 tahun 2021 mengamanatkan bahwa dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Sesuai arahan Presiden RI, pemerintah memiliki target Nasional penurunan angka stunting hingga mencapai 14 persen ditahun 2024 yang tentunya membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, salah satu aksi nyata sebagai bentuk dukungan dan keterlibatan semua unsur element masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting khususnya di kota Jayapura, “ucapnya
“Kita mempunyai beberapa pilar salah satunya komitmen dari pimpinan daerah dan pilar ini telah dilakukan oleh Bapak PJ Wali Kota Jayapura lewat alokasi dana pemberian makanan tambahan kepada anak-anak stunting yang ada di 5 distrik 25 Kelurahan dan 14 kampung sehingga kita butuh ada Bapak dan Bunda yang akan mengasuh sehingga harus dikukuhkan dan ini bagian dari inovasi BKKBN pusat termasuk salah satunya dapur sehat atasi stunting,”jelasnya.
“Tim Pendamping Keluarga (TPK) kota Jayapura mempunyai 921 tim yang bekerja namun mereka perlu kita tingkatkan kualitasnya,” Ucap Bety
Sementara itu Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, Bapak dan Bunda asuh anak stunting adalah sebagai salah satu langkah atau terdiri dari 8 aksi percepatan penurunan stuting secara nasional.

“Peran BASS antaralain bantuan bahan makanan, melakukan sosialisasi, edukasi, komunikasi,melakukan pemantauan, mengawasi efektivitas dalam pelaksanaan BASS di masing masing lokasi atau titik yang ditentukan,” ucapnya.
Frans menambahkan, Untuk bantuan bahan pangan khusus untuk OPD dirinya meminta agar tidak menyumbangkan bahan makanan yang sama dan menu harus berfariasi.
“Supaya apa yang kita lakukan efektif dan bermanfaat serta berdampak dalam menurunkan angka stunting dalam memperbaiki status gizi dari anak anak kita,” Ujar Frans Pekey
“Dalam rangka memberikan support baik posyandu, bapak dan bunda stunting atau siapa yang berhasil menurunkan stunting saya akan memberikan reword,”katanya.
“Saya yakin bahwa kita semua memiliki komitmen yang sama untuk membangun sumber daya manusia, generasi emas, masa depan untuk bangsa untuk Papua dan juga untuk kota Jayapura serta untuk menyelamatkan generasi kedepan,” Pungkasnya
Untuk diketahui dalam kegiatan pengukuhan BASS dan Launching DASHAT Penjabat Wali Kota Jayapura telah melaunching dapur sehat dan launching ko penting untuk bestie artinya kolaborasi penanganan stunting untuk bebas stunting di kota Jayapura semua dalam rangka dukungan untuk mempercepat stunting. (VN)

















