Paraparatv.id | Jayapura | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Program Desaku Cakap Keuangan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan menggali potensi desa.
Kepala OJK Papua dan Papua Barat Muhammad Ikhsan Hutahaean mengatakan bahwa program ini melibatkan berbagai pihak dari industri keuangan, dan lembaga lainnya, untuk memberikan akses keuangan dan pemahaman kepada masyarakat.
“Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua memilih kampung Holtekam sebagai proyek percontohan menjadi desa cakap keuangan, hal ini dilakukan agar memberikan pemahaman mengelola keuangan dan senantiasa menggunakan produk jasa keuangan yang telah terdaftar,”jelasnya di Jayapura, Jumat (15/9).
Pihaknya memilih Kampung Holtekamp sebagai salah satu desa desa cakap keuangan dilihat dari sisi potensi wisata, berdasarkan ketersediaan Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) kemudian juga adanya kegiatan usaha atas sumber daya desa dan memiliki akses internet.
“Desa cakap keuangan merupakan program tahapan inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI). Target pembentukan EKI adalah terciptanya keuangan inklusif di kampung-kampung salah satunya di Holtekamp,” Jelas Ikhsan
Ia menambahkan, ada tiga tahapan dalam program ini yaitu pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi, dan juga pihaknya sudah melakukan edukasi kepada ibu rumah tangga, Kelompok PKK, pelaku UMKM, ASN, Karyawan, Pelajar, Mahasiswa, Santri, Tenaga Pendidik, Nelayan, Pekerja Informasi yang ada di kampung koltekamp.
“Program ekosistem keuangan inklusif yang sudah berjalan saat ini sedang ada ditahapan inkubasi. Tahapan inkubasi ini sudah dilakukan ada beberapa kegiatan dengan beberapa target sasaran edukasi yang sudah kami berikan kepada masyarakat holtekamp,” Tuturnya.
Dirinya berharap bahwa infrastruktur inklusif keuangan dapat bertumbuh di kampung holtekamp, sehingga seluruh masyarakat dapat menggunakan seluruh jasa keuangan baik dari perbankan, non bank dan pasar modal. (VN)

















