Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

Hari Maritim Nasional Ke 59: Tak lengkap kemaritiman nusantara tanpa Papua

562
×

Hari Maritim Nasional Ke 59: Tak lengkap kemaritiman nusantara tanpa Papua

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Papua memiliki nilai strategis bagi planet bumi, tak lengkap jika kemaritiman Nusantara tanpa melihat kemaritiman di Papua, hal tersebut disampaikan Kepala DPMK dan OAP Setda Provinsi Papua mewakili Penjabat Gubernur Papua, Max Olua saat menghadiri Peringatan Hari Maritim Nasional Ke 59 di Vtegya Café dan Resto, Jl Raya Holtekamp Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Sabtu (23/09/2023).

Dikatakannya, sejak adanya DOB Papua, Provinsi Papua Induk tidak bisa bergantung pada sektor pertambangan melainkan sektor Pertanian dan perikanan sehingga Penataan Kemaritiman menjadi sektor yang penting.

“Untuk mengupayakan kembali bangsa yang maritim, dibutuhkan kesadaran dari seluruh masyarakat Papua menjadikan visi dan misi kemaritiman menjadi visi Pembangunan Provinsi Papua,”katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, Papua akan menjadi Poros Maritim Dunia.

Hal serupa disampaikan Asisten 1 Setda Kota Jayapura Evert N Meraudje yang mengatakan, maritim merupakan bagian Integral dari kehidupan masyarakat Indonesia.

“Kota Jayapura yang letaknya berada di pesisir, memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga Ekosistem mengembangkan Potensi Kemaritiman,” ujarnya.

Pentingnya membangun Papua melalui sektor kemaritiman karena Papua adalah salah satu wilayah yang kaya akan sumber alam termasuk kekayaan laut yang luar biasa.

“Suara Torang Suara Bahari, mengingatkan kita semua bahwa suara kita adalah suara masyarakat , maka kita harus bersatu untuk memastikan potensi maritim Papua benar benar dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat ” kata Evert Merauje.

Ketua Geomaritim Papua Baharudin Farawowan mengatakan, dengan perjalanan bahari oleh para Misionaris tahun 1825 menjadi aspirasi budaya dan konsep maritiman yang membuka peradaban di Papua.

“ Kita hanya melihat Papua sebagai daerah Matahari terbit sedangkan Budaya dan Konsep Kemaritiman belum terkonsep dengan baik padahal Papua satu dari 10 Provinsi yang berbatasan dengan daerah tetangga sehingga menjadikan Papua menjadi lebih Unik, “ kata Farawowan

Provinsi Papua memiliki 3 DOB yang tentunya orientasi tersisa masalah kemaritiman

“Jika kita tidak buka dalam konsep pembangunan Maritiman maka bisa saja wilayah wilayah di mekarkan akan lebih maju daripada Provinsi Induk,” tegas Ketua Geomaritim

Visi Presiden Jokowi tentang Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia harus digelorakan dan disuarakan di Papua.Ini Perhelatan yang tiap tahun di lakukan, sehingga masalah laut harus menjadi Masa depan di Papua,

Visi Kepemimpinan Lokal harus mengacu pada kepemimpinan Nasional, dan harus diakui hampir semua Pejabat kota dan kabupaten kurang mengambil perhatian masalah kemaritiman diwilayahnya ,hanya berorientasi ke darat.

“ Di Pemilu 2024 kita harap, ada pemimpin yang memiliki visi kepemimpinan maritim sehingga bisa mendorong sektor ini,’’ ujarnya.

Faraworan berharap melalui Peringatan Hari Maritim ke 59 Pemerintah Kabupaten kota yang memiliki basis maritim, harus punya orientasi mengembambangkan sektor jasa kemaritiman,industri pariwisata,industri kelautan,kedaulatan maritim dan wilayah maritim harus terkonsep dengan baik.

Sekadar diketahui, dalam menyambut peringatan Hari Maritim ke 59,Geomaritim telah menyelenggarakan berbagai lomba Papua Maritim Kreatif Digital yang diikuti sejumlah anak muda di jentang pendidikan mulai SMP, sampai tingkat perguruan tinggi.
Faris Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan kurang lebih 3 bulan Panitia mempersiapkan kegiatan ini, dan ini mendapat animo masyarakat Kota jayapura yang luar biasa termasuk anak anak muda.

“Lomba yang kami selenggarakan diantaranya Lomba Puisi tema Kemaritiman, Lomba Pidato, bahkan kami menyelenggarakan Festival Ikan yang sangat diminati oleh masyarakat,”beber Faris
Dikesempatan ini juga diserahkan hadiah bagi pemenang lomba, serta penyerahan bantuan bagi para petani yang ada di Saireri,

Tabi, mepago dan daerah lainnya, yang langsung diserahkan oleh Ketua Geomaritim Papua Baharudin Farawowan.(Z)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *