Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURA

Gempa susulan masih sering terjadi, banyak warga memilih tinggal di Tenda

348
×

Gempa susulan masih sering terjadi, banyak warga memilih tinggal di Tenda

Sebarkan artikel ini
Penjabat Sekretaris Kota Jayapura, Robby Kepas Awi (tengah) bersama Forkopimda Kota Jayapura saat memberikan keterangan pers di halaman kantor Walikota Jayapura.

Paraparatv.id | Jayapura | Korban pengungsi akibat gempa berkekuatan 5,4 Magnitudo yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis (9/2) sore terus bertambah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura menyebutkan, data korban pengungsi bencana gempa bumi di kota Jayapura hingga Jumat, (10/2) mencapai 2500 Jiwa.

---

Penjabat Sekretaris (Sekda) Kota Jayapura Robby Kepas Awi mengatakan setidaknya terdapat 15 titik lokasi yang disediakan untuk menampung warga yang mengungsi.

“Sementara untuk tenda yang dibangun sampai malam tadi berjumlah 10 buah tenda di 5 titik oleh Dinas sosial kota Jayapura dan Kementerian Sosial Republik Indonesia,” katanya.

Pemasangan tenda tersebut berada di wilayah Polimak 3, Kelurahan Ardipura. Dimana terdapat 1 buah tenda besar dan 2 tenda keluarga.

Begitupun Kelurahan Numbay, telah terpasang 1 buah tenda besar dan 1 tenda keluarga.

Di Kelurahan Bayangkara terpasang 1 buah tenda besar dan di Kelurahan Angkasa telah terpasang 1 tenda besar begitupun di Kelurahan Tanjung Ria.

Dikatakannya, pemasangan tenda masih akan terus dilakukan mengingat masih banyaknya warga yang mengungsi akibat beberapa gempa susulan.

Sesuai pemantauan di lapangan, lanjut dia, kebutuhan mendesak pengungsi saat ini adalah makanan, minum serta pakaian layak pakai.

“Dari hasil rapat dan survei di lapangan tadi, kebutuhan pengungsi adalah makan minum yang mendesak, kemudian alat pakai untuk anak-anak dan orang dewasa,” ujarnya.

Ia juga menghimbau bagi seluruh warga Kota Jayapura untuk selalu waspada mengantisipasi gempa susulan yang berpotensi mengancam keselamatan (KR).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advetorial

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manokwari Kota, Sirante Banne Ringgi (kiri), memimpin apel tim Pelayanan Teknik yang mayoritas laki-laki sebelum bertugas. Sirante mewujudkan kepemimpinan perempuan yang kuat melalui komunikasi yang mengayomi, menekankan keselamatan, dan mengedepankan empati dalam melayani pelanggan di pusat dinamika Provinsi Papua Barat.(*)

Advetorial

(Kiri ke Kanan) General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, EVP Operasi Distribusi Ignatius Rendroyoko, bersama Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui dan Cheroline Chrisye Makalew berfoto bersama usai pertemuan sinergi di Manokwari. Kolaborasi kuat ini diharapkan mampu mempercepat target “Papua Terang” dan kemandirian energi di tanah Papua.(*)