Example floating
KABAR SENTANI

Nyatakan Diri Sebagai Ketua, PGGJ Akan Tegur dan Somasi Joop Suebu

528
×

Nyatakan Diri Sebagai Ketua, PGGJ Akan Tegur dan Somasi Joop Suebu

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id ǀ Sentani ǀ Ketua PGGJ Pdt. Naftali Modouw didampingi sejumlah Pengurus PGGJ menggelar jumpa pers guna mengklarifikasi penyataan Pdt. Joop Suebu yang meng-klaim sebagai Ketua Persekutuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ) dalam sebuah pemberitaan di media online bisnisjakarta.co.id terkait Kasus Korupsi Yang Menimpa Lukas Enembe, Kamis, 17 November 2022.

Jumpa pers berlangsung di Sekretariat PGGJ Kabupaten Jayapura di Gereja Altheia Sentani, Senin (21/11) dihadirI sejumlah Pengurus PGGJ Periode 2021-2025.

Kepada awak media, Ketua Umum PGGJ Pdt. Naftali Modouw menjelaskan jika Pdt. Joop Suebu tidak lagi berada dalam kepengurusan PGGJ, apalagi sebagai ketua.

“Terkait persoalan yang terjadi, maka Pengurus Persekutuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ) perlu memberi klarifikasi terkait dengan pemberitaan di media yang mengaku sebagai Ketua PGGJ, padahal secara sah, secara organisasi beliau sudah digugurkan, SK-nya sudah dicabut oleh PGGP (Persekutuan Gereja-gereja Papua), dan mengakui kami sebagai Pengurus PGGJ yang sah yang dilantik oleh Pemda Kabupaten Jayapura, dalam hal ini Bupati Jayapura Mathius Awoitauw,” ungkap Ketua PGGJ Pdt. Naftali Modouw, Senin (21/11) pagi.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya selaku Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ) telah diakui oleh semua denominasi gereja, Ketua Sinode dan Ketua-ketua Klasis di Kabupaten Jayapura, namun dalam perkembangannya ada pihak lain yang mengaku sebagai Ketua PGGJ.

“Beliau ini masih terus membawa-bawa nama Ketua PGGJ, kebetulan beliau sempat berbicara soal kasus-kasus korupsi di Papua menyangkut nama-nama pejabat dan menyinggung beberapa etnis tertentu, jadi kami sangat tidak terima perbuatan seperti itu karena itu mencemarkan dan mengganggu organisasi ini, itu melanggar kode etik organisasi kami,” kata Pdt. Naftali Modouw.

Ditegaskan Pdt. Naftali Modouw, pihaknya juga meminta yang bersangkutan segera memberi penyataan maaf kepada PGGJ karena secara tidak sah telah memberi pernyataan dengan mengatasnamakan diri sebagai Ketua PGGJ.
“Kami minta media massa untuk mempublikasikan kepada publik, bahwa Joop Suebu bukan lagi Ketua Umum PGGJ, pernyataannya tidak mewakili PGGJ, dan silahkan saja berbicara atas nama pribadi atau tokoh agama tapi jangan bawa-bawa nama PGGJ,” tegas Pdt Naftali.

Lanjut, kata Pdt. Naftali, PGGJ hanya mengurus gereja, menjaga umat, menjaga hubungan baik dengan mitra-mitra, menjaga kedamaian dan perdamaian sebagaimana diamanatkan oleh Tuhan, untuk melindungi dan menjaga semua.

“Terlepas dari dinamika politik yang terjadi di Papua atau dimana saja, itu bukan ranah kami, urusan kami adalah melayani umat, jadi kami selalu bersikap netral kepada semua umat,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan, PGGJ akan melakukan teguran tegas secara tertulis kepada yang bersangkutan, namun jika tidak diindahkan maka langkah selanjutnya yang akan ditempuh yaitu somasi hukum ke Polres Jayapura.
“Jadi kami minta kepada beliau segera meminta maaf melalui media, dan tidak boleh membawa-bawa nama PGGJ,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa kepengurusan PGGJ yang sah saat ini diketuai oleh Pdt. Naftali Modouw, S.Th., sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Ketua Badan Pembina PGGJ Nomor: 10/PGGJ-KAB-JYP/IX/2021 tentang Pembentukan Pengurus PGGJ Periode 2021-2025 oleh Ketua Dewan Pembina Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., selaku Bupati Jayapura dan SK Persekutuan Gereja-gereja di Tanah Papua (PGGP) Nomor: 06/SK/PGGP/VIII/2022 oleh Ketua Umum PGGP Pdt. Hiskia Rollo, S.Th., M.M. (RZR)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *