BERITA  

Hilang Dua Hari, Seorang Pria Ditemukan di dalam Perut Buaya

Paraparatv.id |Jayapura| Seorang warga di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat ditemukan di dalam perut buaya setelah dinyatakan hilang selama dua hari.

Kapolsek Babo, Ipda Stenlus Ayub ketika dihubungi media ini menjelaskan menjelaskan pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 pukul 15.30 Wit telah dilakukan pergeseran dari Babo menuju tempat kejadian yang mana telah terjadi peristiwa orang hilang karena di terkam oleh buaya.

“Jadi ini peristiwa sudah dua bulan lalu. Waktu itu pencarian kita lakukan bersama tim gabungan SAR dan TNI” katanya dalam sambungan telepon.

Dia melanjutkan, Pada hari Selasa, tanggal 28 Juni 2022 sekitar pukul 15.30 wit Rombongan bergeser dari babo menuju tanjung Tagopa distrik Sumuri guna melakukan pencarian.

Pada pukul 16.30 wit Rombongan tiba di tempat kejadian perkara (tanjung tagopa) dan langsung melakukan pencarian dengan melakukan pembentangan jaring di 2(dua) kali kecil disekitar area tkp. 

Pada pukul 19.00 wit Anggota Polsek Babo dan Koramil Babo melakukan konsolidasi di Tanjung Agopa selanjutnya sekitar pukul 19.10 wit Rombongan putuskan untk balik ke PT.EKALIYA PURNAMASARI untuk menunggu air Pasang surut. 

Pada pukul 20.30 wit Rombongan tiba di PT.EKALIYA PURNAMASARI dalam keadaan aman dan lengkap. Berikutnya Pada pukul 21.35 wit Kasat Polairud Polres Teluk Bintuni beserta 2(dua) anggota polair tiba di PT.EKALIYA PURNAMASARI. 

Kemudian masih di hari yang sama Rabu , 29 Juni 2022 sekitar pukul 07.20 wit anggota melanjutkan pencarian namun belum di temukan, ujar Kapolsek. Langkah selanjutnya saya melakukan koordinasi dengan Tokoh Agama dan Tokoh Adat guna melakukan prosesi adat di Tanjung Agopa.

 Hingga Kapolsek Babo membeberkan proses penemuan buaya yang diduga telah menelan seorang warga tersebut. 

Pada hari Rabu tanggal 29 Juni 2022 sekitar pukul 09.30 Wit telah dilakukan pergeseran dari kampung Sidomakmur menuju tempat kejadian yang mana telah terjadi peristiwa orang hilang karena di terkam oleh buaya. 

Turut terlibat dalam proses pencarian , Kasat Polairud Polres Teluk Bintuni , Iptu Lukas Rosihol dan saya sendiri (Kapolsek Babo) dan didampingi oleh enam personil.

 Adapun kegiatan pencarian sebagai berikut Pada hari Rabu, tanggal 29 Juni 2022 sekitar pukul 09.30 Wit Rombongan bergeser dari kampung sidomakmur menuju Tanjung Tagopa distrik Sumuri guna melakukan pencarian. 

Pukul 11.45 wit Rombongan tiba di tkp (tanjung tagopa) dan lngsung melakukan pencarian kemudian menemukan buaya yang di duga menerkam Korban atas nama Yeninam Bernard alias Baptu berada tepat di muara sungai. 

Pukul 12.00 Wit dilakukan Prosesi adat dan dilanjutkan pengepungan dan upaya melumpuhkan dengan cara ditembak serta menggunakan alat tradisional yakni tombak dan alat tikam khusus untuk menikam Buaya. 

Upaya melumpuhkan berjalan kurang lebih 5 jam dan berakhir pada pukul 17.00 wit selanjutnya rombongan balik menuju babo dengan membawa buaya guna memastikan bahwa buaya tersebut yang menerkam korban. 

Pukul 18.30 wit rombongan tiba di Jeti Nusei distrik Babo dalam keadaan aman Dan lengkap. Pada pukul 19.00 Wit buaya dibelah dan ditemukan potongan-potongan tubuh korban dalam perut buaya yang berjumlah 17 ( tujuh belas ) Potongan.

 Adapun Ukuran dan Berat Buaya sebagai berikut : – Panjang : 4,6 meter – Lebar perut : 55 cm – Lebar kepala : 35cm – Berat sekitar 450 Kg. Selanjutnya pada pukul 20.00 Wit Kapolsek Babo berkordinasi dengan Puskesmas Babo untuk melakukan Visum dan pencatatan potongan-potongan tubuh korban dan selanjutnya diserahkan kepada Pihak Keluarga duka. (AI)

banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.