Paraparatv.id |Jayapura | Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, menjelaskan terkait kosongnya Stok Obat Anti Malaria (OAM) pihaknya sudah membuat surat permintaan kepada Pemerintah Provinsi untuk ketersediaan obat malaria.
“Obat Malaria tersebut sepertinya sudah tiba kemarin, karena minimnya ketersediaan obat malaria tersebut tidak hanya dialami di Kota Jayapura namun diseluruh Papua bahkan Indonesia, jadi kemarin kebijakannya kami menggunakan second Line, lini kedua kita terpaksa menggunakan kina (pil) sebagai pengganti karena obatnya yang lain tidak ada”ujarnya Rabu (27/7).
“Sebenarnya tidak habis-habis sekali di kota Jayapura, tetapi untuk layanan gratis di kita itu yang habis. Jadi kami kemarin mendata waktu pertemuan dengan 8 apotik swasta mereka masih menyiapkan dan menjual obat malaria hanya memang berbayar karena mereka juga mendapatkannya dengan membeli, semoga besok udah datang obatnya untuk menambah stok kita 75 paket obat malaria kita masih punya, akan tetapi 75 paket saya merasa sedikit sekali jikalau jumlah pasien malaria masih tinggi”ucapnya.
“Saya mengimbau meminta kepada masyarakat menjaga kesehatan mencegah lebih baik dari pada mengobati, mencegah jangan sampai terkena malaria jangan keluar malam dengan badan telanjang pakai pakaian tangan panjang, tidur menggunakan kelambu, menyemprot rumah secara berkala pakaikan semprotan nyamuk dijual di pasaran kemudian menanam serai, lavender silahkan mempercantik rumah mengusir nyamuk, apa bila ada genangan bisa menaruh ikan yang dapat memakan jentiknya”jelasnya.
Bagi warga masyarakat yang membutuhkan kelambu bisa datang dipuskesmas terdekat, apabila tidak tersedia silahkan menghubungi Dinas Kesehatan Pemkot Jayapura. (SIL)
Jaga Kesehatan, Stok Obat Malaria di Kota Jayapura Tidak Banyak
admin2 min baca
















