Paraparatvid | Sentani | Sektor Pariwisata hingga kini belum memberikan kontribusi maksimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Jayapura, karena itu Dinas Pariwisata komitmen meningkatkan kapasitas pengelola destinasi sebagai pemilik ulayat.
“ Kami optimis sektor Pariwisata ini akan menjadi sektor yang memberi kontribusi besar bagi PAD Kabupaten Jayapura dan ini terus kita dorong untuk memberdayakan destinasi wisata di Kabupaten Jayapura, sudah tergarap tapi tidak dipaketkan secara maksimal, bahkan sampai tahun 2021 kontribusi dari sektor ini masih nol,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Jhon Wiclif Tegai yang ditemui Kamis (9/6)
“Kendala dalam kontribusi untuk PAD mayoritas pengelola destinasi wisata adalah masyarakat adat pemilik hak ulayat, tahun ini dalam penyusunan program yang baru kami ingin meningkatkan kapasitas pengelola destinasi, kita dekati dengan edukasi karena selama ini mereka tidak terorganisasi baik untuk mengelola destinasi , hampir 100 persen pengelola destinasi adalah masyarakat adat, ini yang perlu kita sentuh dan beri pemahaman bahwa mereka itu punya kekayaan yang luar biasa,” katanya
Diharapkan nanti Dinas Pariwisata dan semua dinas terkait untuk bisa sedikit-sedikit memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa jalan yang diperbaiki menuju ke tempat wisata itu memerlukan biaya maka kontribusi dari masyarakat sangat dibutuhkan.
Jhon juga mengatakan pendapatan dari sektor Pariwisata ini ada tetapi sangat jauh dari target yang diharapkan ,ada beberapa objek wisata yang sudah juga dibantu oleh pemerintah namun ini kesadaran dari pemilik ulayat yang belum paham bahwa apa yang dibantu kan itu adalah sumber yang berasal dari masyarakat ini masih masih terus didorong. “Dinas Pariwisata nanti bisa lebih intens dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa kewajiban masyarakat adalah memberikan kontribusi dan Kemudian tugas pemerintah adalah meningkatkan infrastruktur untuk menunjukkan wilayah itu,”
Pendapatan dari Sektor pariwisata ini diharapkan menjadi sektor unggulan di Kabupaten Jayapura , karena ada 55 destinasi wisata di 7 kawasan wisata unggulan, yang 10 persen berpotensi mamberikan kontribusi bagi PAD. (FB/AI)
















