Jejak Prasejarah Di Sentani Diterbitkan KO-RUMPUN

Pendiri KO-RUMPUN sekaligus editor buku, Roberthus Yewen

Paraparatv.id | Jayapura | Komunitas rumah menulis Papua (KO-RUMPUN) menulis sebuah buku dengan judul “jejak prasejarah di sentani”, isi buku ini menceritakan tentang sebagian kecil dari kehidupan prasejarah di sentani.

Ada sebanyak 6 bab dalam buku ini yang menceritakan tentang gambaran kehidupan pra sejarah diantaranya, rumah adat khombo situs khulitiyauw di abar, gua persembunyian masyarakat pada perang dunia kedua di kameyakha,situs kerang dan kayu,hingga populasi ikan danau sentani dan situs perang lainnya

“jadi buku ini ditulis merupakan hasil liputan langsung penulis yang terdiri dari 5 orang selama penelitian yang diadakan bekerjasama dengan Balai Arkeologi Papua di kawasan danau sentani,” ujar pembimbing dan pendiri KO-RUMPUN sekaligus editor buku, Roberthus Yewen di Abepura, kamis (3/3/2022)

Ditulis dalam bentuk feature, dengan bahasa yang enak dan mudah di pahami, kehadiran buku ini menjadi salah satu wahana ilmu pengetahuan bagi. Masyarakat di papua, khusus nya di wilayah sentani, kabupaten jayapura bahwa jejak peninggalan pra sejarah, budaya, dan tradisi perlu di jaga dan dilestarikan agar tidak hilang.

“Buku ini menarik karena penulis ,menulis dengan gaya feature sehingga tidak kaku seperti tentang keindahan, potensi wisata,budaya,tradisi juga nilai nilai sejarah dan lainnya di Sentani,” kata Yewen

Yang menarik pada bagian akhir bab dalam buku ini kata Yewen menceritakan tentang Kampung Abar yang merupakan kampung tertua dan keunikannya terkenal dengan hasil olahan ikan danau yakni steak Abar yang menjadi juara 4 dunia yg diperkenalkan chef Papua, Charles Toto. (FB/JT)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.