PSSI dan LIB Jangan Hentikan Kompetisi ditengah Jalan

Ketua Persipuramania, Wilson Samonsabra (Foto: Istimewa)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Persipura mania meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Liga Indonesia Baru (LIB) tak menghentikan kompetisi klub professional ditengah jalan. Hal ini ditegaskan Ketua Persipuramania, Wilson Samonsabra, Selasa (8/2/2022).

“PSSI dan LIB kami minta untuk tetap jalankan kompetisi, ini kompetisi klub profesional yang diatur oleh regulasi, jadi kalau ada apa-apa ya kembali ke regulasi, bukan ribut sana sini,” ditegaskan Wilson.

Kompetisi, lanjutnya, harus tetap dijalankan kembali pada aturan atau regulasi yang sudah dibuat dan disetujui oleh seluruh klub. Menurutnya, sudah ada pasal yang mengatur tentang apa yang harus dilakukan kalau ada pemain yang terpapar covid.

“Ya ikut aturan itu saja, klub harus konsukuen karena semua sudah setuju dengan aturan atau regulasi sebelum kompetisi dimulai, sekarang sudah ditengah jalan tiba-tiba mau kompetisi dihentikan karena pemain kena covid, ya jangan dong,” ujarnya.

Pertanyaannya, kenapa pemain kena COVID19? dan bagaimana klub terapkan protokol kesehatan (Prokes) di internal klub. Persipura Jayapura tim kebanggaan Papua, pihaknya mengetahui ada pemain dan ofisial Persipura yang postif COVID19.

“Apakah Persipura ada ribut dan protes? Saya kira tidak, itu komitmen karena kita tahu bahwa mereka sudah tandatangan persetujuan dan pakta integritas sebelum kompetisi mulai,” kata Wilson.

Pihaknya berharap pemain dan ofisial Persipura juga bisa jaga diri baik-baik, tim lagi susah dan banyak pemain yang tak bisa main, tapi tetap komitmen untuk berjuang terus. Waktu pemain Persipura tak kena COVID19, semua diam-diam dan bersenang-senang nikmati kemenangan.

“Begitu ada yang kena covid semua protes kompetisi, kan tidak fair, kami yang harus perketat prokes, kenapa klub lain bisa jaga diri kok kita tidak? harusnya itu yang diprioritaskan,” ujarnya.

Sebagai pendukung Persipura, pihaknya minta PSSI dan LIB untuk tetap jalankan kompetisi, tidak semua klub punya kesiapan finansial yang sama kalau kompetisi bergulir lebih lama karena tunda.

Pihaknya juga meminta manajemen Persipura Jayapura untuk perketat pengawasan terhadap pemain dan ofisial. Dan apabila pemain dan ofisial yang positif covid, lanjutnya, seluruh pendukung tetap mendoakan agar segera sembuh dan negative dari COVID19.

Jauh dari sanak saudara adalah beban mental yang berat, tetapi pergi untuk berjuang adalah ksatria yang hebat, doa Persipura Mania selalu menyertai tim merah hitam dalam perjuangan sembuh dari COVID19 dan memenangkan kompetisi.

Diketahui pada pekan 23 BRI Liga 1 (satu), Persebaya Surabaya harus tunduk meladeni Persipura Jayapura pada, Minggu (6/2/2022) di stadion Gelora Ngurah Rai dengan skor 2-0. (ith)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *