Speed Boat Terbalik Di sungai Digoel, 2 Penumpang Belum Ditemukan

Sebuah speed boat terbalik diterjang arus Sungai Digoel di dermaga perusahaan kelapa sawit Korindo, Asikie, Papua, Jumat (28/1/2022). Akibatnya, lima penumpang di atasnya tercebur ke sungai. 
banner 120x600

Merauke | Paraparatv.id | Sebuah speed boat membawa lima penumpang terbalik usai diterjang arus Sungai Digoel di dermaga perusahaan kelapa sawit Korindo, Asikie, Papua, Jumat 28 Januari 2022. 

Akibatnya, lima penumpang di atasnya tercebur ke sungai. Tiga dari lima orang tersebut selamat, sedangkan dua lainnya dinyatakan hilang.

Dari informasi yang diterima, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (28/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIT. Kelima penumpang sedang menaikkan barang ke kapal, ketika arus deras Sungai Digoel menerjang speed boat. Kelima penumpang tersebut tercebur ke sungai. Dua orang dinyatakan hilang dalam kejadian ini, tiga lainnya selamat.

Kelima korban tersebut, yakni Jack (pengemudi speed boat), Galuh (18), Irawan (20), Widodo (48), dan Rosikin (20). Widodo dan Rosikin dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan

Pihak humas dari Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel dalam rilisnya mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai peristiwa nahas itu tadi malam, pukul 23.50 WIT. Berbekal laporan tersebut, Tim Rescue dari Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel langsung diberangkatkan menuju ke lokasi kejadian.

Tim pencari tiba di Asikie pada pukul 04.23 WIT dan langsung berkoordinasi dengan tim SAR setempat serta pihak keluarga untuk bersama-sama melakukan pencarian kedua korban.

“Mereka sedang menaikkan barang ke atas kapal yang lagi sandar di dermaga. Lalu, tiba-tiba datang arus kencang mengguncang speed boat hingga terbalik. Semua yang di atas speed terjatuh ke air. Nah, Rosikin ini berniat mau membantu Widodo, namun usahanya gagal,” ujar Vera, salah seorang personel Pos Boven Digoel menceritakan kembali kronologi kejadian sesuai penuturan saksi mata melalui sambungan telepon, Minggu (30/01).

Tiga korban lainnya berhasil menyelamatkan diri saat itu. “Widodo dan Rosikin ini adalah paman dan keponakan” tutup Vera. 

Menggunakan perahu karet, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Asikie, Koramil Asikie serta dibantu keluarga korban pagi ini langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. ( Redaksi/Ai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *