Belasan Unit Sepeda Motor Diamankan Polisi di Asrama Tolikara

Aparat Kepolisian Polresta Jayapura Kota saat evakuasi kendaraan dugaan curanmor di Asrama Tolikara, Selasa, 22 Desember 2021.
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Sebanyak 18 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil curanmor diamankan dari Asrama Tolikara dan dibawah ke mapolresta jayapura kota, Selasa (21/12) sore.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas melalui Kabag Ops AKP Langgeng Widodo mengatakan, razia yang dilakukan berawal saat polsek heram yang menerima laporan dari masyarakat adanya sepeda motor yang digunakannya tertinggal di asrama tolikara tepatnya di jalan yoka ketika hendak mengambil motornya yang hilang beberapa  waktu lalu.

“Berawal saat korban yang bernama Rizal (19) kehilangan motornya jenis suzuki Nex nomor polisi PA 4354 JG warna hitam, dimana korban meletakkan GPS di motornya yang hilang tersebut dan terlacak berada didalam asrama tolikara,” tuturnya.

Lanjut dikatakan, ketika korban hendak mengecek sepeda motornya yang hilang tersebut di asrama tolikara, dirinya mendapatkan perlawanan dari penghuni asrama dengan ditendang sehingga korban lari melaporkan kejadian tersebut ke mapolsek heram.

“Anggota polsek heram pun mendatangi TKP bersama korban dan mencoba melakukan upaya persuasif untuk mengambil sepeda motor milik korban namun kemudian kembali para penghuni asrama memberikan perlawanan sehingga personil meminta bantuan ke polresta menimbang tidak sebandingnya jumlah personil yang mendatangi TKP dengan penghuni asrama,” ungkap Kabag Ops.

Widodo menambahkan, dirinya bersama personil kemudian mendatangi TKP untuk membantu polsek heram melakukan razia.

Namun ketika mendatangi asrama pihaknya tetap mendapati perlawanan berupa lemparan batu dari penghuni asrama.

“Ketika kami mendatangi TKP mendapatkan perlawanan berupa lemparan batu hingga mengenai dua personil, dimana satu personil mengalami luka pada bagian perut hingga berdarah dan satunya alami luka memar pada bagian tangannya akibat lemparan batu,” pungkasnya.

Setelah dilakukan upaya persuasif, akhirnya sebanyak 18 unit sepeda motor yang ketika ditanyai identitas kepemilikan atau surat-surat kepemilikan kendaraan tidak dapat ditunjukkan maka kendaraan tersebut dibawa ke mapolresta jayapura kota.

“Motor milik korban yang hilang dan yang tertinggal saat mendatangi asrama tersebut berhasil kami evakuasi dan 18 unit motor lainnya yang saat diperiksa para penghuni asrama tidak dapat menunjukkan surat kepemilikannya.

“Motor-motor tersebut kami amankan ke mapolresta jayapura kota untuk dilakukan pengecekan fisik baik nomor rangka dan nomor mesinnya apa memiliki laporan polisi atau tidak sambil kami juga menghimbau kepada penghuni asrama bila memiliki surat kepemilikannya bisa mendatangi mapolresta untuk mengambil motornya,” tutupnya.(*Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *