Paraparatv.id | Jayapura | Menkeu RI, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ada sekitar Rp 12 Triliun dana APBD Papua yang mandeg di perbankan.
“Kalau di Papua Barat ada sekitar Rp 5 Triliunan dan di Papua lebih besar lagi yaitu angka pastinya sebesar Rp 12 Triliunan,” ujarnya saat merinci sindiran Presiden Jokowi soal 226 Triliun dana APBD secara Nasional, Kamis (26/11)
Angka ini, kata Sri kalau tidak segera dibelanjakan tidak akan mendorong penggerak perekonomian daerah untuk maju.
Sri Mulyani menyebutkan bahwa secara nasional rata-rata tingkat realisasi akhir November penyerapaan APBD secara nasional baru mencapai 56,4 persen dari 70,2 persen dana yang ditransfer ke pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota.
Di satu sisi, kata Sri Mulyani APBN dan APBD ini tujuannya mendorong ekonomi didaerah yang saat ini terkena dampak covid. “Dan Negara hadir disana untuk membantu rakyatnya bisa menggerakkan ekonomi biar maju bergerak,” lanjutnya.
Realisasi penyerapan APBD Papua, per 18 November 2021 sekarang ini mencapai 50,47 persen atau Rp 26,67 Triliun dari Rp 52.07 Triliun APBD. (*/sri)
Ternyata, Dana APBD Papua Mandeg 12 Triliun di Perbankan
Sindung Sukoco1 min baca
















