Pemerhati Pemerintah daerah Apresiasi sikap Lukas Enembe lantik sejumlah Pejabat

0
88
Habelino Sawaki,SH., M.Si (HAN)

Paraparatv.id | Jayapura | Habelino Sawaki, SH., M.Si (HAN) memberi apresiasi terhadap Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP., M.H yang telah melakukan rotasi pejabat Eselon II dan III di lingkungan pemerintah provinsi. Habelino meyakini setelah dilantiknya Anton Mote sebagai direktur utama RSUD Dock II Jayapura, dapat meminimalisir tindakan pelanggaran hukum di lingkungan kerjanya.

Intelektual Muda Papua yang juga sebagai Pemerhati Pemerintahan Daerah itu berpendapat bahwa langkah Gubernur Lukas Enembe mengganti pejabat Eselon II dan III merupakan bagian untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Kami mengapresiasi langkah pa Gubernur yang melantik beberapa pejabat eselon dua dan tiga di lingkungan pemprov. Papua yang mana dengan pelantikan ini dapat meningkatkan pelayanan publik.” Tulis Habelino Sawaki dalam pesan singkatnya kepada media ini. Jumat, (20/8/2021).

Habelino menyampaikan selamat atas dilantiknya Anton Mote sebagai direktur utama (dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dock II Jayapura.

“Khususnya kepada bapak Anton Mote kami ucapkan selamat dan semoga bisa memperbaiki kinerja Dirut sebelumnya.”

Habelino mengatakan bahwa digantikannya direktur utama pada RSUD Dock II Jayapura adalah langkah tepat, Dia menilai bahwa muncul dugaan atas kepemimpinan dirut yang digantikan itu terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum.

“Dalam pengamatan kami cukup banyak indikasi kasus maladministrasi dan indikasi korupsi yang dilakukan dalam kepemimpinan sebelumnya. Karena itu kami berharap kepada bapak Anton Mote agar dapat memperbaiki dan sebisa mungkin fokus pada pelayanan publik dan meminimalisir maladministrasi dan indikadi pelanggaran hukum lain.” Ujar Habel.

Dilantiknya Anton Mote, Habelino menuturkan asa nya kepada mantan Kepala Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura itu agar membangkitkan kembali kepercayaan publik khususnya Orang Asli Papua (OAP) untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan optimal dari seluruh tenaga medis dan stakeholder kesehatan.

“Semoga dirut RSUD dok II yang baru, ada harapan baru buat OAP. Sebagaimana kita ketahui, banyak OAP yang dalam pelayanan kesehatan menaruh harapan pada RSUD Dok II, sehingga pelayanan kesehatan yang baik pada RSUD Dok II, secara langsung berimplikasi pada kualitas kesehatan OAP.”

“Kami harap kepemimpinan baru jangan membangun gap-gap antar tenaga medis sebab itu justru membuat pelayanan publik menjadi tidak optimal. Dirut baru harus bisa merangkul seluruh tenaga medis bahkan lebih luas dapat merangkul seluruh stakeholder kesehatan.”

Habelino membeberkan sederet tugas yang patut jadi perhatian serius dirut baru pada rumah sakit milik pemerintah itu. Ia berasumsi bahwa telah terjadi praktik maladministrasi sejak kepemimpinan dirut sebelumnya.

“Ada beberapa pekerjaan rumah, salah satunya dugaan maladmistrasi yang dilakukan oleh Dirut sebelumnya. Ada dokter senior yang dipersulit kenaikan pangkatnya.” Kata Habel.

Tak henti menaruh asa, Habel menutup seraya menegaskan agar sederet persoalan di RSUD Dock II dapat diselesaikan.

“Mohon dirut yang baru bisa melihat hal ini dan turun tangan menyelesaikan. Dokter senior yang dipersulit adalah dokter yang komitmen terhadap pekerjaan dan panggilan hidupnya. Selalu bekerja melayani lebih dari jam kantor.”
“Semoga dirut baru bisa selesaikan masalah ini sehingga nasib orang tidak dipermainkan dengan seenaknya.”
“Sekali lagi kami ucapkan selamat untuk bapak Anton Mote, kiranya Tuhan memberkati dalam tugas dan amanah.” Tandas Habelino Sawaki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here