Tol Laut di Harapkan Mampu Menjawab Perputaran Ekonomi di Kabupaten Jayapura

0
184
Kapal Logistik Nusantara 2 yang embar kasih perdana di pelabuhan Depapre Jayapura (foto: Nees Makuba)

Paraparatv.id | Sentani | Staf Ahli Kementerian Perhubungam Republik Indonesia Dr. Ir. Chris Kuntadi  mengaharapkan dengan beroperasinya Kapal Tol Laut di Pelabuhan Peti Kemas Depapre Kabupaten Jayapura mampu menjawab perputaran barang Ekonomis dari dan kelar Kabupaten Jayapura.

Hal itu di sampainkan Kuntadi saat menghadiri Soft Launching Layanan Perdana Tol Laut Trayek T-19 dan Operasional Pelabuhan Laut Depapre oleh Kementrian Perhubungan RI dan Bupati Jayapura ,  setelah mendatangkan kapal Tol Laut pihaknya bersama Pemerintah daerah telah menyediakan dermaga tadinya tol laut yang hanya melayani wilayah Jawa, Sumatra dan sulawesi , dan Papa tetapi saat  ini fokus pembangunan T-19 dari Papua ke papua atau dari tempat yang surplus ke tempat yang mines

“ di Merauke mereka punya surplus beras , sedangkan di Jayapura  devisit beras sehingga dari pada mereka kirim ke Jawa kemudian di kirim kembaali ke sini dua kali kerja, kenapa terjadi karena disini belum ada dermaga sehingga dengan adanya dermaga ini beras dari merauke langsung ke sini  Jayapura, ”ujarnya Rabu, 27 Januari 2021

Kapal Logistik Nusantara 2 saat akan bersandar di Pelabuhan peti kemas Depapre

Sehingga saat ini dengan kahadiran TOL Laut kata Kuntadi, bagaimana untuk mendistribusikan barang dari Pelabuhan Depapre Kabupaten Jayapura ke wilayah lain meski kondisi Jalan yang kurang bagus, sehingga pengaturan kapal Kontainer untuk komersil di bongkar di Jayapura sementara tol laut sendiri Khusus bongkar Muat di wilayah Pelabuhan Depapre yang merupakan subsidi Pemerintah

“Makanya pemerintah menyediakan TOL Laut dengan subsidi pemerintah supaya ada kapal setiap periiode itu mondar -mandir dari Merauke sampai ke Depapre ,harapannya masyarakat setempat sudah dapat berpikir produk apa yang bisa di jual  ke daerah lain , misalnya daging sapi potong sehingga pihak Pelni akan menyediakan kontainer yang ada pendinginnya , kemudian di kirim ke tempat lain, “ Katanya.

Rute pengiriman barang yang menggunakan Tol laut jelas Kuntadi tidak saja di kirim antar wilayah di Papua, tetapi dapat di  sambung dengan kapal Tol laut wilayah lain agar di kirim ke pulau Jawa, Sulawesi, dan sumatera, tol laut hanya menggunakan satu Kapal untuk rute antar wilayah di Papua dengan Jadwal sebulan 2 atau 3 kali menyinggahi pelabuhan Depapre.

Menjawab soal tuntutan publi soal Infrastruktut Jalan sebagai sarana pendukung Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengatakan, bahwa dirinya pernah menyurat ke Gubernur Tembusan Menteri PUPR dan KSP untuk mengalihkan status jalan Kemiri Depapre termasuk jalan Pelabuhan Peti Kemas Depapre, Demta, Lereh Tengong, dan Lingkar Selatan Danau Sentani  menjadi Jalan Nasional , tetapi sampai saat ini terbengkalai

“Sampai sekarang belum ada jawaban, wakil menteri PUPR datang saya ketemu dua kali kita sudah sampaikan Dokumen Perencanaan semua, semua jalan provinsi terutama jalan Depapre , kita sudah bicara Kepala Balai yang lama dua kali, yang sekarang  satu kali, kalau memang terbengkali berarti tidak ada hati untuk membangun daerah Ini,“ Jelas Bupati Matius Awoitauw

Untuk mempertegas sikap pemerintah Kabupaten Jayapura, guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Jayapura maka seluruh jalan di wilayah Kabupaten Jayapura di alihkan statusnya ke Jalan Nasional sehingga mendapat perhatian Pusat. (Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here