Pelabuhan Depapre Siap Beroperasi untuk Kapasitas 20 Ton

0
71
Kepala Dinas Perhubungan Alfons Awoitauw

Paraparatv.id | Sentani | Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura Alfons Awoitauw memastikan Pelabuhan Depapre siap beroperasi untuk pembuatan Kapasitas 20 Ton keatas.

“Jadi tidak ada alasan itu kita sudah skemakan di kementrian jadi tidak aada alasan tol laut harus sandar,“ tegas Alfons Awoitauw saat di tanya mengenai kesiapan pelabuhan tersebut, Selasa, 12 Januari 2021

Diuraikan Awoitauw, pengoperasian Pelabuhan Depapre diperkuat adanya persetujuan Kementrian Perhubungan yang masuk dalam peta Perluasan pengoperasian TOL Laut yang sudah di skemakan oleh pihak Kemenhub bahwa pelabuhan Depapre juga masuk dalam prioritas pemuatan untuk tahun anggaran 2021.

Disinggung mengenai Infrastruktur jalan yang sementara belum di lakukan pengerasan kata Awoitauw pihaknya, akan mengerahkan seluruh armada truk berukuran kecil atau truk 6 ban yang telah di skemakan di kementrian Perhubungan

“Sampai hari ini jawaban pemerintah melalui PUPR pusat dan provinsi Papua, kalau unuk muatan enam ban saya kira hari ini sudah bisa jalan semua tidak ada alasan, karena Kontainer yang akan tiba adalah 20 fit atau 20 ton keatas, “ katanya.

Percepaatan ini dilakukan oleh Dishub kata Alfons, dikarenakan pihak Kemenhub telah mengeluarkan jadwal pelayaran T19 salah satu yang akan disinggah adalah Pelabuhan Depapre sehingga kondisi tersebut Pemerintah kabupaten Jayapura terpaksa harus menjalankan pengoperasian pelabuhan tersebut

“ kendaraan yang kami gunakan untuk suplay barang dari pelabuhan ke gudang masing-masing pake dengan truk , semua pengusaha akan di paksa untuk mengambil di sana kita punya kewenangan untuk memaksa itu sekarang yang di perlukan adalah harga, “ imbuhnya.

Pihak Pemkab sendiri saat ini sedangkan melakukan disparitas harga untuk mendukung pengoperasian, meski harga yang di tawarkan oleh pemilik Kendaraan sebesar 1 juta rupiah, tetapi Bupati jayapura menginkann agar harga tersebut lebih rendah yakni di kisaran 500 ribu.

” Sekarang yang di perlukan adalah harga dari pelabuhan Depapre sampe di Kota berapa per truk, dalal percakapan 1 juta sekian, tetapi menurut bupati mahal jika di bagian ini kita tidak selesaikan maka tol laut tidak ada manfaatnya bagi masyarakat, jadi pemerintah Provinsi dan Kementrian harus menekan bagian Bea Bongkar muat, “ tuturnya.(Nesta )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here