BTM: KEMBANGKAN KERAMBA APUNG, UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PASAR

0
310
WALIKOTA BTM SAAT MEMANEN IKAN KARAMBA APUNG MILIK BADAN USAHA KAMPUNG YOKA, SABTU 14 JULI 2019
WALIKOTA BTM SAAT MEMANEN IKAN KARAMBA APUNG MILIK BADAN USAHA KAMPUNG YOKA, SABTU 14 JULI 2019

Paraparatv | Jayapura | Walikota meminta agar pengelolan Keramba Apung ini tetap berlanjut dan terus di kembangkan, sehingga dapat mencapai pasar di Kota Jayapura dan Provinsi Papua pada khususnya.

“Saya mau agar dana kampung di kelola secara profesional inilah harapan kami, sebuah contoh simpel dari keseriusan masyarakat kampung mengembangkan sektor potensialnya,” ucap BTM, Sabtu 14 Juli 2019

Sementara Kepala Kampung Yoka Anthonius Mebri mengatakan Pemerintah Kampung akan terus bermitra agar sektor unggulan di kampung tetap di kembangkan supaya anggaran Kampung yang turun dapat terserap tidak saja untuk pembangunan fisik tetap pemberdayaan Ekonomi kreatif juga di lakukan

“Potensi danau kita cukup sehingga ini menjadi manfaat kami, tinggal bagaimana kami mencari mitra untuk menjangkau pasar “katanya.

Ketua BUNGKAM Kampung Yoka Baltazar Kreuta menyampaikan terima kasi kepada Walikota yang telah memberikan perhatian bagi kampung , dengan melakukan panen perdana Ikan hasil kelola Kelompoknya sebagai penghargaan dari capaian masyarakat Kampung sektor Ekonomi.

Dimana Keramba Apung yang di buat ini menggunakan Dana Kampung dengan memasukan 30 ribu beni Ikan Mujair di dalam 46 petak dari 50 Karamba Apung yang di buat Rata per petak keramba terdapat 400 smpai 500 ekor ikan Mujair dengan masa panen ikan mujair yakni 3 bulan, selain itu dari suntikan dana kampung sebesar Rp.400 juta di gunakan untuk membeli Pakan ikan dan honor kelompok pengelola yang tergabung dalam Anggota Badan Usaha Kampung (BUNGKAM) Kampung Yoka.

Pada kesempatan itu, Walikota Benhur Tomi Mano melakukan Panen Perdana Ikan Mujair di keramba apung yang di kelola oleh Badan Usaha Kampung (BUNGKAM), Kampung Yoka di danau sentani.

Panen perdana Ikan mujair tersebut merupakan hasil kelola Kelompok kerja yang tergabung dalam badan Usaha Milik Kampung Yoka, yang di lakukan selama 6 bulan, bersumber dari dana Kampung tahun anggaran 2018/ 2019.*(Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here