Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat tinjau pekerjaan di pasar yotefa, minggu sore 29 juni 2020.

Laporan : Redaksi

Paraparatv.id | Jayapura | Setelah ditutup selama 3 hari untuk disterilkan dari corona virus disease atau covid 19,  juga dilakukan pembersihan sampah dan saluran drinase di semua lokasi pasar,  akirnya bisa di buka kembali.

“kita harapkan semua pekerjaan penimbunan bisa selesai semua pekerjaannya, sehingga besok pagi, pasar yotefa sudah bersih dari sampah, sudah tidak ada yang becek, dan juga air sudah mengalir keluar,”kata Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, yang juga selaku ketua Gugus Tugas Covid 19 Kota Jayapura, Minggu 29 Juni 2020.

Dirinya berharap, penyemprotan dan pembersihan pasar Yotefa bisa Nampak berbedah dengan pasar sebeumya yang kotor dan kumuh.

Selain itu, pihaknya berharap kepada para pedagang pasar yotefa, yang telah melakukan rapid tes dan memperoleh id card negative covid 19 dari gugus tugas, dapat kembali berjualan.

“Kepada peganagn pasar yotefa yang sudha miliki kartu id card dari gugus tugas, yang bebas rapid negative sudha bisa buka lapak daganganya,”jelas Wakil Wali Kota, saat tinjau pasar Yotefa, Sabtu Sore.

Untuk pedagang yang telah melakukan rapid tes dan reaktif, diminta untuk tidak melakukan aktivitas berdagang selama 14 hari  sambal menunggu hasil swabnya.

“Khusus kepada pedagang yang kita rapid dan ia reaktif,  itu istrahat dulu selama seminggu sambal menunggu hasil swabnya keluar, jika hasilnya swabnya negative dirinya boleh berjualan,”ungkap Rustan Saru.

Kepada merekan yang dinyatakan positif corona, diminta untuk tidak melakukan aktivitas berjualan, dan tim penindakan gugus tugas akan menjemput untuk ditangani secara medis di rumah sakit darurat hote sahid Jayapura.

Penutupan pasar yotefa, sejak sabtu 27 Juni 2020, akibat ditemukan sejumlah pedagangan yang reaktif rapid tes yang dilakukan pemerintah kota jayapura guna memutus mata rantai penyebaran covid 19.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here