Example floating
AdvetorialBERITAKABAR YAPEN WAROPENPeristiwa

Dinas PUPRPKP Yapen Pastikan Kesiapan Pembangunan Jalan Soromasen–Woda, Dukungan Pemilik Ulayat Jadi Prioritas

13
×

Dinas PUPRPKP Yapen Pastikan Kesiapan Pembangunan Jalan Soromasen–Woda, Dukungan Pemilik Ulayat Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman dan Permukiman Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumirto Dwi Bongga

Paraparatv.id | Yapen | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) terus mematangkan kesiapan pembangunan ruas jalan Soromasen–Woda. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan dukungan pemilik hak ulayat serta menyelesaikan berbagai aspek teknis dan nonteknis agar rencana pembangunan dapat direalisasikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman dan Permukiman Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumirto Dwi Bongga, menyusul kunjungan langsung Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, ke Kampung Woda, Rabu (30/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati bertemu dengan para pemilik hak ulayat untuk mendengarkan aspirasi sekaligus membahas rencana pembangunan jalan Soromasen hingga Woda.

Jumirto mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari rencana intervensi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Jalan Papua dan Pegunungan yang telah menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan ruas jalan tersebut.

Menurutnya, sebelum proses pembangunan dilaksanakan, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh aspek telah dipersiapkan dengan baik, terutama terkait dukungan masyarakat dan penyelesaian persoalan hak ulayat, sehingga tidak ada kendala yang dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian PU, dalam hal ini Balai Jalan Papua dan Pegunungan, yang siap mengintervensi pembangunan jalan mulai dari Soromasen sampai tembus ke Woda. Kita harus memastikan bahwa setelah mereka turun, semuanya sudah clear and clean, tidak ada lagi persoalan teknis maupun nonteknis yang dapat menghambat proses pelaksanaannya ke depan,” ujar Jumirto.

Ia menyampaikan bahwa penerimaan dan dukungan yang diberikan para pemilik hak ulayat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan Soromasen–Woda merupakan kerinduan masyarakat yang selama ini mengharapkan terbukanya akses transportasi yang lebih memadai.

Jumirto berharap dukungan yang telah disampaikan oleh para pemilik hak ulayat dapat terus dipertahankan sehingga rencana pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.

Ia juga menjelaskan bahwa ruas jalan Soromasen–Woda saat ini masih berstatus jalan nonstatus. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap pada tahun 2027 sudah terdapat titik terang untuk memulai tahapan awal pembangunan melalui dukungan pemerintah pusat.

“Harapan kami, apa yang telah disampaikan oleh para pemilik ulayat bahwa mereka menerima rencana pembangunan ini benar-benar menjadi awal yang baik. Ini merupakan kerinduan masyarakat, sehingga mudah-mudahan pada 2027 nanti ada sedikit titik cerah agar pembangunan dapat mulai dilaksanakan dari tahap awal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jumirto menjelaskan bahwa rencana pembangunan konektivitas jalan tersebut diperkirakan memiliki panjang kurang lebih 25 kilometer, dengan beberapa segmen penanganan, mulai dari titik terakhir di Soromasen hingga mencapai Jembatan Kampung Woda.

Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Jalan Papua dan Pegunungan, serta dukungan para pemilik hak ulayat, pembangunan jalan Soromasen–Woda diharapkan dapat memasuki tahapan selanjutnya.

Pembangunan ruas jalan ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung akses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.(EB)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *