Example floating
AdvetorialBERITAPeristiwaSosial Budaya

Ketua MPR Nerlince Wamuar Rollo Dukung Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda Mamta-Tabi

13
×

Ketua MPR Nerlince Wamuar Rollo Dukung Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda Mamta-Tabi

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Yang Mulia Nerlince Wamuar Rollo, SE., M.Pd., foto bersama Panitia Konferensi III Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Mamta-Tabi Tahun 2026.

Paraparatv.id | Jayapura | Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Yang Mulia Nerlince Wamuar Rollo, SE., M.Pd., menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Konferensi III Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Mamta-Tabi Tahun 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Nerlince saat menerima panitia konferensi di Gedung Tifa, Jayapura, Kamis (24/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Nerlince mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan MRP dalam mendukung kegiatan yang dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat adat dan pemuda di Tanah Papua.

“Jangan lihat nilainya, tetapi lihat kerelaan hati dan ketulusan hati kami membantu untuk semua bagi Tanah Papua,” ujar Nerlince.

Ia menjelaskan, Gedung Tifa memiliki makna tersendiri. Menurutnya, tifa merupakan simbol berkumpulnya masyarakat, berbagi, serta menghadirkan suasana kebersamaan dan kegembiraan.

“Tifa artinya mengumpulkan orang, memberi makan orang. Tifa artinya orang semua tertawa di situ, orang semua tersenyum, tidak ada yang menangis,” katanya.

Nerlince berharap konferensi tersebut dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan gagasan-gagasan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan Tanah Papua.

“Kami harapkan kiranya konferensi ini berjalan dengan baik yang menghasilkan hal-hal yang positif, yang memberikan manfaat besar bagi Tanah Papua,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat adat di wilayah Tanah Tabi untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam konferensi tersebut apabila undangan telah disebarkan oleh panitia.

“Kami harapkan jika ada undangan yang disebarkan oleh panitia, kiranya datanglah berbondong-bondong. Hai kita semua orang adat yang ada di Tanah Tabi ini,” ajaknya.

Menurut Nerlince, kehadiran masyarakat adat dan pemuda sangat penting karena kontribusi pemikiran dari berbagai pihak dapat melahirkan gagasan yang berdampak bagi masa depan Tanah Papua.

“Pikiran-pikiran besar bapak-bapak, kontribusi pikiran itu akan memberikan dampak yang besar bagi Tanah Papua,” pungkasnya.(VN).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *