Paraparatv.id | Jayapura | Persipura Jayapura berhasil mengamankan tiga poin penuh usai menundukkan Persiku Kudus dengan skor tipis 2-0 pada laga pamungkas Liga 2 di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Minggu (3/5/2025). Namun, kemenangan ini belum cukup membuat Mutiara Hitam lolos otomatis ke Liga 1.
Hasil lain dari pertandingan antara PSS Sleman yang mengalahkan PSIS Semarang 3-0 membuat harapan Persipura untuk finis di dua besar pupus akibat kalah head-to-head. Dengan demikian, tim asuhan Ragmad Darmawan harus melewati gerbang Play-off untuk mewujudkan mimpi promosi.
Sejak menit pertama, Persipura langsung mendominasi jalannya pertandingan. Pergerakan Reno Salampesi dan Gunansar Mandowen terus membuat kewalahan pertahanan tim tamu yang dilatih oleh Hugo Samir.
Peluang emas didapatkan William Lugo di menit 30, namun sayang bola masih membentur mistar gawang. Tak berhenti mencoba, Lugo akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-40 dengan memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti, membawa Persipura unggul sementara 1-0.
Keunggulan tuan rumah berlipat ganda tak lama berselang. Setelah Reno Salampesi dijatuhkan oleh pemain lawan di kotak terlarang, wasit menunjuk titik putih. Jean Kely Soryer tampil tenang sebagai eksekutor, mengubah skor menjadi 2-0 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki 45 menit kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Ruben Sanadi dan kawan-kawan terus menggedor pertahanan Persiku, namun belum beruntung mencetak gol tambahan.
Pelatih Rahmad Darmawan (RD) sempat memasukkan Viktor Mansaray dan Tod Ferre untuk menambah daya gedor, namun hingga 90 menit waktu normal berakhir, skor 2-0 tetap menjadi angka akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Persipura mengunci peringkat dengan perolehan 56 poin dan akan melanjutkan perjuangan lewat babak play-off. Lawan yang akan dihadapi adalah Adhyaksa FC. Laga krusial ini rencananya akan digelar minggu depan di kandang yang sama, Stadion Lukas Enembe.
Pelatih RD mengapresiasi performa anak asuhnya yang bermain fleksibel dan tenang sepanjang laga.
“Saya apresiasi anak asuh, mereka bermain lepas, fleksibel dan menunjukkan konsistensinya,” ujar RD.
Sementara itu, kapten tim Markus Madjar mengaku puas dengan hasil ini meski harus melalui jalur play-off. Ia menegaskan tim masih memiliki satu peluang emas untuk promosi.
“Kami sudah memberikan yang terbaik, tapi kami optimis menuju Liga satu musim depan,” pungkas Markus. (Nesta)



















